Anak Buah Eldin Diperiksa KPK, Hanya Kadis Perhubungan yang Ngaku Ikut Pelesiran ke Jepang

Total enam orang Kadis Pemko telah usai diperiksa KPK terkait kasus suap proyek dan jabatan tahun 2019

Istimewa
Rania Kamila dan Tengku Edriansyah Rendy yang merupakan anak Dzulmi Eldin bersama rombongan berangkat ke Jepang 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Total enam orang Kadis Pemko telah usai diperiksa KPK terkait kasus suap proyek dan jabatan tahun 2019 dengan tersangka Walikota Tengku Dzulmi Eldin, Kamis (31/10/2019) di Kantor Kejati Sumut, Medan.

Amatan Tribun, Kadis Perdagangan Kota Medan, Dammikrot yang pertama kali keluar dari lobi belakang Kejati Sumut pukul 15.25 WIB.

Saat ditanyai seputar pemeriksaan, Dammikrot membantah dirinya ikut Walikota pergi kunjungan kerja ke Jepang.

"Enggak ada kita ditanya belum diperiksa, belum belum nanti, ditunda nanti jam 2 lagi. Enggak ikut aku enggak ikut ke Jepang," cetusnya sambil linglung mencari mobilnya.

Selanjutnya pukul 15.27 WIB Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan, Emilia Lubis dan Kadis Ketenaga Kerjaan Kota Medan, Dra Hannalore Simanjuntak bersamaan keluar.

Namun keduanya tak mau berkomentar sedikitpun dan langsung melenggang menuju mobil.

Selanjutnya, Kadis Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan, Ir Qamarul Fattah keluar sekitar pukul 15.38 WIB. Dalam keterangannya terkait pemeriksaan, ia menjelaskan "Wah jangan tanya saya, langsung tanya ke dalam," cetusnya.

Terakhir, Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis juga tak mau berkomentar terkait pemeriksaa. "Kalau itu bukan hak saya," cetusnya.

Saat ditanyai keikutsertaan ke Jepang, Iswar membenarkan dengan anggugakan.

Sebelumnya, saat pukul 13.32 tempak keluar Kadis Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan, Ir. Qamarul Fattah melaksanakan Salat Zuhur.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved