Astronout Nainggolan: PAD dari Supermarket Ramayana Dinilai Terlalu Kecil, Perlu Ditinjau Ulang

Astronout Nainggolan Anggota DPRD Siantar dari Fraksi PDI Perjuangan menyoroti tentang retribusi Ramayana.

Astronout Nainggolan: PAD dari Supermarket Ramayana Dinilai Terlalu Kecil, Perlu Ditinjau Ulang
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Anggota Komisi III DPRD Siantar Astronout Nainggolan saat diwawancarai, Kamis (31/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Astronout Nainggolan Anggota DPRD Siantar dari Fraksi PDI Perjuangan menyoroti tentang retribusi Ramayana.

Ia menilai Pemerintah Kota Pematangsiantar perlu meninjau ulang kontribusi Ramayana Siantar yang hanya Rp 56 juta per tahun sejak tahun 2004.

"Kalau kita lihat perlu memang ditinjau ulang angka itu. Menurut kajian publik terlalu rendah royalti yang diberikan. Saya nilai itu terlalu kecil. Boleh saya contohkan satu ruko bisa mencapai Rp 50 juta per tahun dasarnya untuk menentukan royalti,"ujarnya usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Ramayana dan Pemko Siantar, Kamis (31/10/2019).

Astrnout menilai berdasarkan perekonomian saat ini perlu ditinjau ulang royalti Ramayana. Apalagi, Ramayana memakai aset tanah dan gedung milik Pemko Siantar.

Astronout juga meminta ke Pemko Siantar untuk menertibkan pool bus dan halte yang berada di sekitar Ramayana.

Kepala Bidang Hubungan Darat Abidin Damanik dalam RDP dengan DORD mengungkapkan penolakan pembongkaran pagar tembok belakang.

Abidin mengatakan Ramayana Siantar meminta untuk kordinasi dengan manajemen pusat. Padahal, pembongkaran itu untuk mendukung perubahan arus lalin.

"Pada tanggal 22 Juli kami mengundang Ramayana untuk rapat untuk rekayasa lalin. Sekaligus permohonan pembongkaran tembok di belakang."

"Pada saat pembongkaran tak setuju Ramayana Siantar karena minta izin dari atasan. Diambil keputusan membuat surat ke PT Ramayana. Pada tanggal 23 Oktober telah mengundang PT Ramayana, tetapi tak hadir," ujarnya.

Kasat Lantas Polres Siantar AKP Septian mengungkapkan bahwa Ramayana perlu mengurus surat Analisis Dampak Lingkungan Lalu Lintas (Amdal Lalin).

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved