Breaking News:

Iuran BPJS Kesehatan

Hari Ini Buruh Demo, Protes Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Tuntut Kenaikan UMP/UMK 2020 10-15 Persen

Hari Ini Buruh Demo, Protes Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Tuntut Kenaikan UMP/UMK 2020 10-15 Persen

Editor: Salomo Tarigan
ilustrasi/kompas.com
Hari Ini Buruh Demo, Protes Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Tuntut Kenaikan UMP/UMK 2020 10-15 Persen 

Hari Ini Buruh Demo, Protes Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Tuntut Kenaikan UMP/UMK 2020 10-15 Persen

T R I B U N-MEDAN.com - Hari Ini Buruh Demo, Protes Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Tuntut Kenaikan UMP/UMK 2020 10-15 Persen.

/

Baca: KISAH Wanita PSK Online Buka-bukaan Layani 7 Tamu Sehari, Bayar DP 500 Ribu, Cinta Semalam di Hotel

Baca: Setelah Surabaya, Polisi Ungkap Prostitusi Online, 5 Gadis dan Pria Hidung Belang Ditangkap di Hotel

Serikat buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak kenaikan iuran BPJS kesehatan, khususnya untuk peserta kelas III. 

Penolakan tersebut akan disampaikan melalui demonstrasi yang akan digelar hari ini, Kamis (31/10/2019).

Baca: Whatsapp - CARA Mengunci Pesan Whatsapp di Ponsel via WhatsLock, Fitur Pengunci agar gak Dikepoin

"KSPI menilai, kenaikan iuran BPJS Kesehatan sangat merugikan rakyat, apalagi kenaikan tersebut dilakukan di tengah perekonomian yang sedang sulit," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Kamis pagi.

Kenaikan BPJS kesehatan sebelumnya diputuskan Presiden Jokowi lewat Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019.

Baca juga: Langkah Jokowi Naikkan Iuran BPJS Kelas III meski Ditolak Buruh dan DPR...

Iuran BPJS Kesehatan kelas III yang sebelumnya Rp 25.500 naik menjadi Rp 42.000. Kelas II dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000, sedangkan kelas I dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000.

Iqbal menyampaikan, iuran BPJS itu sangat memberatkan dan merugikan rakyat karena besarannya akan ditanggung satu keluarga secara individu.

Jika dalam satu keluarga terdiri dari lima orang, untuk kelas III harus membayar 210.000 per bulan. 

"Bayangkan masyarakat di Kebumen dan Sragen yang UMK (upah minimum kabupaten/kota) nya hanya Rp 1,6 juta. Mereka harus mengeluarkan 10 persen lebih untuk membayar BPJS. Itu akan mencekik rakyat kecil," ucap Iqbal.

Baca: LIGA 1 Hari Ini: Jadwal Bali United vs Persela, Pelatih Stefano Cugurra Bongkar Kekuatan Lawan

Karena itu, dia memastikan, ribuan buruh dari Jakarta, Jawa Barat, dan Banten yang tergabung dalam KSPI akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan Kamis siang ini.

Selain terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan, tuntutan juga akan disampaikan mengenai revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved