Jebol Dinding Rumah dan Kabur Lewat Atap, Pelaku Pencurian Diciduk Petugas

Tim Pegasus Polsek Sunggal berhasil mengamankan seorang pria yang telah masuk daftar pencarian orang.

Jebol Dinding Rumah dan Kabur Lewat Atap, Pelaku Pencurian Diciduk Petugas
northumbria.police.uk
ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tim Pegasus Polsek Sunggal berhasil mengamankan seorang pria yang telah masuk daftar pencarian orang.

Zul Alvis alias Zul (30) warga Jalan Pinang Baris Gg Abadi Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, kini merasakan pengapnya tinggal di balik jeruji besi.

Zul diduga melakukan aksi pencurian di indekos Jalan Abadi, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal pada Rabu (4/9/2019) lalu.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, pada Rabu (4/9/2019) lalu, korban bangun dari tidurnya lalu mencari Hp miliknya.

Korban tidak menemukan hp beserta dompet yang terletak di keranjang baju miliknya.

"Korban pun kemudian mengecek kondisi indekosnya dan mendapati dinding rumah sudah rusak dan di kamar mandi ada bekas kaki ke atas atap," ujarnya, Kamis (31/10/2019).

Karena kejadian tersebut, korban pun membuat laporan ke mapolsek Sunggal.

Lebih lanjut dijelaskan Yasir, setelah pihaknya menerima laporan korban, dilakukan penyelidikan.

"Dari hasil lidik di duga kuat bahwa pelaku pencurian diduga Zul Alvis. Tim Pegasus langsung mencari tersangka dan tepat pada hari Senin (28/10/2019) lalu, kami mendapat informasi keberadaan pelaku," ungkapnya.

Zul yang telah menjadi target, sambungnya, sedang berada di Jalan Pinang Baris Sunggal.

"Setelah kami berhasil mengamankan pelaku, ia mengakui perbuatannya. Pelaku menjual barang-barang hasil curian kepada orang yang tidak dikenal di seputaran Pasar Sambu. Uangnya telah habis digunakan untuk berfoya-foya. Pelaku kamk bawa kepolsek Medan Sunggal untuk proses hukum," jelasnya.

Dalam laporan korban, ia mengalami kerugian Satu unit hp merk Oppo A5, cincin emas 3 gram, kalung liontin 6gram, anting-anting emas 1 gram dan uang tunai Rp 150 ribu.

Akibat perbuatannya, Zul disangkakan pasal 363 Ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved