Kuliner Khas Arab di Arabian Cafe Medan

Penjalasan dari Ahmad yang merupakan warga Negara Arab Saudi dan pemilik Arabian Cafe, bahwa cafe tersebut baru saja bediri lima bulan silam.

Kuliner Khas Arab di Arabian Cafe Medan
TRIBUN MEDAN/AQMARUL AKHYAR
Pengunjung Arabian Cafe berswafoto dengan pemilik Arabian Cafe yang terletak di Jalan Karya Wisata, Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Kamis (31/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Apabila ingin mencicipi kuliner khas Arab Saudi tak perlu lagi jauh-jauh lagi pergi Negera Timur Tengah tersebut.

Karena, di Kota Medan kuliner khas Arab Saudi bisa dicicipi di Arabian Cafe yang terletak di Jalan Karya Wisata, Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, hari Kamis (31/10/2019). 

Penjalasan dari Ahmad yang merupakan warga Negara Arab Saudi dan pemilik Arabian Cafe, bahwa cafe tersebut baru saja bediri lima bulan silam tahun 2019. Lalu, para koki Arabian cafe juga, langsung didatangkan dari Negeri Timur Tengah tersebut. 

Hal ini dikarenakan Arabian Cafe ingin menyajikan kuliner khas Arab yang original. Sebab, di Kota Medan tidak ada ditemui Cafe dan Restoran yang menyajikan kuliner khas Arab yang original.

"Ya karena semua makanan Arab yang di Medan salah, salah satunya Martabak Mesir sementara di Mesir tidak ada martabak. Nasi Briyani, itu makanan orang Hindia dan Pakistan tetapi dibilang makanan orang Arab. Jadi semua salah," ucapnya.

Kemudian, Ia juga menjelaskan bahwa Kebab di Medan juga salah, dikarenakan Kebab yang disajikan isinya merupakan sayur, sosis. Sementara di Turki dan Arab Saudi, Kebab makanan yang berisi daging sapi atau daging ayam. Hal ini lah faktor Ahmad dan saudaranya membuka cafe yang menjual kuliner khas Arab. 

"Jadi di Medan hanya mengambil nama saja, bahwasanya ada jual Kebab khas Arab. Mana ada Kebab isi sosis, telur, sayur di Arab Saudi dan Turki, yang ada isi daging atau ayam, selada dan kentang itu aja. Cuma kalau orang Medan sudah pernah Umroh dan Haji pasti tau kuliner khas Arab," tuturnya. 

Di Arabian Cafe ini menjual kuliner khas Arab seperti menu makanan Shawarma, Kebab Daging, Joppie Frais, Albaik, dan minuman khas Arab yaitu "Ji" serta menu makanan yang diracik ala Arabian. 

Untuk Shawarma atau shawurma atau shawerma dalam bahasa Arab yaitu شاورما‎ merupakan sebuah hidangan daging dari Arab Levantine. Di mana daging domba, ayam, kalkun, sapi, sapi muda, kerbau, atau daging lainya dimasukkan pada sebuah besi panjang (umumnya sebuah spit vertikal di restoran-restoran), dan dipanggang seharian dengan cara diputar didepan api. 

Shawarma biasanya disantap dengan roti arab yang berbentuk kantong atau pita dan juga bisa dengan tabbouleh, fattoush, roti taboon, tomat, dan mentimun. Topping-nya meliputi tahini, hummus, lobak asam, dan amba.

Halaman
12
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved