Breaking News:

Empat Pelajar Pelaku Curanmor Dibekuk usai Kedapatan Bawa Motor Hasil Curian ke Sekolah

Salah satu pelaku, yang berstatus pelajar pada SMKN 1 Pardomuan, membawa sepeda motor hasil curian untuk berangkat ke sekolah

TRIBUN MEDAN/HO/POLRES DAIRI
Polisi menunjukkan empat pelajar pelaku curanmor di Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, Jumat (1/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Empat pemuda berusia 16 sampai 18 tahun, yang terdiri atas pelajar SMP dan pelajar SMA, dibekuk aparat Pospol Pardomuan, Polres Dairi, baru-baru ini.

Pasalnya, mereka nekat mencuri sepeda motor. Keempatnya diringkus setelah polisi berhasilmenemukan sepeda motor Yamaha RX-King BK 6888 ZW warna biru hasil curian terparkir di pekarangan sekolah mereka.

Kasubbag Humas Polres Dairi, Ipda Donni Saleh mengatakan, para pelaku beraksi bersama-sama. Dua di antaranya merupakan pelajar SMPN 3 Pardomuan, satu pelajar SMKN 1 Pardomuan, dan seorang lagi sudah tamat sekolah.

"Salah satu pelaku, yang berstatus pelajar pada SMKN 1 Pardomuan, membawa sepeda motor hasil curian untuk berangkat ke sekolah," kata Donni, Jumat (1/11/2019).

Keempat pelaku, masing-masing Suparman Dedi Sinurat (18), warga Desa Lae Luhung, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, kemudian Antoni Simbolon (18), warga Desa Lae Luhung, Kecamatan Siempat Nempu Hilir.

Selanjutnya, Ari Rolando Sinurat (16), warga Desa Lae Luhung, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, dan terakhir Perancis Naibaho (16), warga Desa Lae Haporas, Kecamatan Siempat Nempu Hilir.

Donni mengatakan, kasus curanmor ini terjadi pada Senin (28/10/2019) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB terhadap sepeda motor milik warga Desa Adian Nangka, Kecamatan Siempat Nempu.

"Setelah mendapat laporan, polisi bergerak menyelidiki. Atas bantuan masyarakat, keberadaan motor hasil curian akhirnya tercium di Desa Lae Markelang, Kecamatan Siempat Nempu Hilir," kata Donni.

Hari berikutnya, Rabu (30/10/2019), petugas mencoba mendatangi lokasi SMKN 1 Pardomuan. Benar saja, polisi menemukan Yamaha RX-King biru BK 6888 ZW terparkir di pekarangan sekolah.

Alhasil barang bukti beserta sang pengguna, yaitu Suparman Dedi Sinurat (18), digelandang ke Mapolsek Bunturaja.

"Setelah dicek nomor rangka dan nomor mesin ternyata tersebut sesuai dengan foto STNK yang ada pada kita," kata Donni lagi.

Donni menambahkan, kasus ini masih dalam pendalaman.

"Ada tersangka lain, kita masih dalami. Jadi, untuk motifnya, kami belum bisa beritahu," pungkas Donni.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved