Akhirnya Novel Baswedan Angkat Bicara, KPK Dipimpin Jenderal Polisi Aktif, Singgung Pidato Jokowi

Akhirnya Novel Baswedan Angkat Bicara, KPK Dipimpin Jenderal Polisi Aktif, Singgung Pidato Jokowi

Akhirnya Novel Baswedan Angkat Bicara, KPK Dipimpin Jenderal Polisi Aktif, Singgung Pidato Jokowi
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Akhirnya Novel Baswedan Angkat Bicara, KPK Dipimpin Jenderal Polisi Aktif, Singgung Pidato Jokowi 

Singgung Pidato Jokowi

Novel kemudian menyinggung pidato perdana Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 yang tak menyebut wacana pemberantasan korupsi.

Baca: KABAR Ahmad Dhani Terkini Daftar Calon Wali Kota Surabaya, Berikut 4 Pesaing Ahmad Dhani jika Lolos

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan program kerja prioritas di pemerintahan periode keduanya yaitu di bidang ekonomi.

Baca: RINCIAN Gaji Kapolri Idham Azis, Naik Pangkat Jadi Jenderal, Harta Kekayaan dan Gaji Pensiun Polisi

Baca: Muncul Tanggapan Jokowi, Setelah Surya Paloh Bertemu Presiden PKS Sohibul Iman, Nasdem - PKS Kompak

"Gakkum (penegakan hukum) harusnya prioritas tapi saya enggak tahu kenapa Presiden tidak menjadi prioritas masalah penegakan hukum," ujar Novel.

"Kalau sektor ekonomi mau dibangun, seperti apapun penegakan hukumnya bermasalah, bolong di mana-mana, sektor politik, sektor sosial yang ada ngakalin," tambahnya.

(*)

Desak Kapolri Tuntaskan Kasus Penyerangan Novel Baswedan

TRIBUN-MEDAN.com - Di tengah berlangsungnya pemeriksaan kadis-kadis Kota Medan oleh KPK di Kejaksaan Tinggi Sumut, Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) menagih janji Presiden Joko Widodo yang kembali membentuk tim pencari fakta dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Penyidik Senior KPK, Novel Naswedan.

Sebab hingga kini belum juga terungkap siapa pelaku penyerangan terhadap Novel.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua WP KPK, Yudi Purnomo Harahap, ia menyampaikan dengan pelantikannya Kapolri yang baru Idham Azis yang dilantik pada hari ini, yang mana diungkapkan oleh Idham Azis sendiri, bahwa kasus pertama yang akan diungkap adalah kasus Novel Baswedan.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved