Cosplay Sailormoon dan Jack Sparrow Warnai Bunkasai Universitas Harapan Medan

Melihat begitu maraknya antusias anak muda, pendaftaran setiap lomba terpaksa dibatasi.

Cosplay Sailormoon dan Jack Sparrow Warnai Bunkasai Universitas Harapan Medan
Tribun Medan/Gita Nadia Tarigan
Para peserta cosplay dalam acara Bunkasai ke-4 Universitas Harapan Medan, Jalan Imam Bonjol Nomor 35, Medan Maimun, Sabtu (2/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Puluhan cosplay yang menggunakan berbagai kostum dari karakter anime Jepang, mewarnai acara Bunkasai di Universitas Harapan Medan, Jalan Imam Bonjol Nomor 35, Medan Maimun, Sabtu (2/11/2019).

Acara Bunkasai yang diselenggarakan oleh Program Studi D-III Bahasa Jepang ini sudah memasuki tahun ke-empat. Kepala program studi, Muhammad Pujiono mengatakan kegiatan ini setiap tahunnya diaambut antusias oleh mahasiswa serta para pelajar di Medan.

"Tujuan kegiatan ini untuk mengenalkan sekaligus mengembangkan kemampuan berbahasa Jepang. Karena disini ada lomba cerdas cermat tentang Jepang yang diikuti oleh 15 tim, bukan hanya itu kegiatan kita banyak sekali, seperti lomba kaligrafi, Cosplay Walk, Manga dan lainnya," katanya, Sabtu (2/11/2019).

Setidaknya terdapat sebelas kegiatan kejepangan yang diadakan tahun ini. Melihat begitu maraknya antusias anak muda, Pujiono mengatakan pendaftaran setiap lomba terpaksa dibatasi.

"Karena waktu kami memang tidak banyak, maka dibatasi. Kegiatan ini setiap tahun memang selalu ada perkembangan yang signifikan. Pertama kali kita laksanakan tahun 2016 saat itu kegiatannya juga masih sederhana," katanya.

Mengangkat tema melangkah bersama menuju kesuksesan, Pujiono menjelaskan bahwa tema tersebut diambil dari filosofi hodup orang Jepang yang berarti kesuksesan harus dirayakan bersama.

"Sistem kerja Jepang menganut paham Bushido yang berarti adalah sistem kebersamaan. Karena perusahaan-perusahaan Jepang uang sukses itu memang dibangun dengan kebersamaan. Bukan sendiri-sendiri," katanya.

Bukan hanya dimeriahkan oleh orang Indonesia saja, serangkaiakn kegiatan juga dibimbing langsung oleh orang Jepang. Seperti workshop upacara minum teh, cara melipat pakaian ala Jepang, Lomba Cosplay, dan lainnya.

Sekertaris Panitia, Isra Rizki mengatakan khusus untuk Cosplay diikuti lebih dari 30 orang peserta dengan menggunakan kostum yang berasal dari film ataupun anime Jepang seperti Sailormoon dan Jack Sparrow Si Bajak Laut, dan lainnya.

"Jurinya ada dari dosen kami, dari cosplayer profesional dan dari Jepang. Kami ingin mempersembahkan berbagai keunikan di budaya Jepang, agar selaku kami mahasiswa bisa belajar lebuh banyak lagi setiap tahunnya. Tahun ini peserta lombanya sangat banyak, semoga kedepannya acara ini bisa lebih besar lagi," katanya.

Tidak ketinggalan kegiatan ini juga menyediakan berbagai makanan khas Jepang, serta barang-barang unik yang diperebutkan okeh para pecinta anime.
(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved