Frans Prayoga Dinyatakan Hilang Terbawa Arus, Nekat Menyeberangi Sungai yang Lagi Meluap

Warga yang bermukim Jalan Jaya Tani Ujung, Lingkungan II, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor pada Sabtu (2/11/2019) malam, mendadak heboh.

Frans Prayoga Dinyatakan Hilang Terbawa Arus, Nekat Menyeberangi Sungai yang Lagi Meluap
Istimewa
Petugas mencari orang hanyut di Sungai Babura, Minggu (3/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Warga yang bermukim Jalan Jaya Tani Ujung, Lingkungan II, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor pada Sabtu (2/11/2019) malam, mendadak heboh.

Pasalnya seorang pria yang bernama Frans Prayoga (27) warga Jaya Tani, dikabarkan hanyut saat menyeberangi Sungai Babura.

Kapolsek Delitua AKP Doly Nelson Nainggolan mengatakan, benar seorang pria berusia 27 tahun pada Sabtu (2/11/2019) malam dikabarkan hanyut.

Saat itu korban (Pran Prayoga) bersama saksi bernama Andi Barus menyebrangi Sungai Babura di Jalan Jaya Tani Ujung.

"Sedangkan Sungai Babura saat itu sedang banjir dan arus sungai sangat deras. Di mana saat menyebrangi Sungai Babura korban terbawa arus dan menghilang di aliran sungai," ujarnya, Minggu (3/11/2019).

Setelah kejadian, lanjut kapolsek, maka Andi Barus menjerit dan minta tolong sambil menyelamatkan dirinya ke luar dari sungai, namun korban telah menghilang.

"Andi kemudian memberitahu kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kejadian bahwa ada orang hanyut. Atas kejadian tersebut oleh masyarakat melakukan pencarian namun tidak ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak Basarnas," ungkapnya.

Masih dikatakan polisi berpangkat balok tiga emas ini, mendapat informasi, pihaknya dan Basarnas menuju ke lokasi dan melakukan pencarian dengan perahu karet.

"Hingga pukul 22.00 WIB, korban belum ditemukan. Pencarian ini akan kami lanjutkan pada Minggu (3/11/2019) pagi. Dalam penghentian pencarian ini telah koordinasi dengan orang tua korban dan kepala lingkungan setempat," pungkasnya.

Informasi lain yang berhasil dihimpun Tribun Medan, dalam proses pencarian, petugas menggunakan perahu karet dan pencahayaan serta menyisir sungai.

Sementara di lokasi pencarian, puluhan warga turut menyaksikan proses petugas mencari korban.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved