Begini Cara STMIK Mikroskil Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Para dosen di STMIK Mikrosil melakukan berbagai penelitian dan mengikuti berbagai konferensi ilmiah

Begini Cara STMIK Mikroskil Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi
DOK, Istimewa
Paper dari dosen STMIK Mikroskil berhasil menjadi yang terbaik di Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu berbasis Industri 4.0 di Universitas Sari Mutiara pada Sabtu (28/09/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com - Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Mikroskil terus berkomitmen untuk terus meningkatkan potensi riset dan kekayaan intelektual sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui berbagai penelitian ilmiah yang dilakukan para dosennya. Tak hanya itu, mereka kerap mengikuti berbagai konferensi ilmiah untuk membagikan hasil penelitiannya kepada publik.

Baru-baru ini, STMIK Mikroskill mendelegasikan 9 orang dosennya untuk mengikuti International Conference on Informatics and Computing (ICIC) 2019.

Dalam keterangan tertulisnya dijelaskan, sebanyak 12 judul paper dari STMIK Mikroskil diterima konferensi bertajuk “Towards Digital Economy Sovereignity Through Empowering Artificial Intelligence in Industry 4.0” ini.

Paper dari dosen STMIK Mikroskil berhasil menjadi yang terbaik di Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu berbasis  Industri 4.0 di Universitas Sari Mutiara pada Sabtu (28/09/2019)
Paper dari dosen STMIK Mikroskil berhasil menjadi yang terbaik di Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu berbasis Industri 4.0 di Universitas Sari Mutiara pada Sabtu (28/09/2019) (HO)

Kesembilan dosen ini tidak hanya berpartisipasi sebagai peserta, namun juga sebagai pembicara. Mereka didaulat untuk memaparkan hasil penelitiannya di Universitas Dian Nuswantoro Semarang pada Rabu (23/11/2019) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Huang, Ronsen Purba, dan Roni Yuris pun meraih penghargaan Best Paper Award dengan penelitian berjudul “Application of Blockchain Technology to Prevent the Potential of Plagiarism in Scientific Publication”.

Selain mengikuti ICIC 2019, sejumlah dosen STMIK Mikroskil pun berpartisipasi dalam dua seminar nasional lainnya. Beberapa dosen pun mendapatkan penghargaan Best Paper Award dalam kesempatan tersebut.

Sunaryo Winardi, Ng Poi Wong, Tiartha Triagustinus Sitanggang, dan Juangsyah Putra Nasution adalah empat dosen yang penelitiannya memenangkan penghargaan serupa.

Paper dari dosen STMIK Mikroskil berhasil menjadi yang terbaik di Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu berbasis  Industri 4.0 di Universitas Sari Mutiara pada Sabtu (28/09/2019)
Paper dari dosen STMIK Mikroskil berhasil menjadi yang terbaik di Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu berbasis Industri 4.0 di Universitas Sari Mutiara pada Sabtu (28/09/2019) (HO)

Penelitian berjudul “Deteksi Ujaran Kebencian Berbasis Video dengan Metode Mel Frequency Cepstral Coefficients (MFSS) – Hidden Markov Model (HMM) dan Convolutional Neural Network” ini dianugerahi Best Paper Award pada Seminar Nasional Multidispilin Ilmu Berbasis Industri 4.0 yang diselenggarakan di Universitas Sari Mutiara pada Sabtu (28/11/2019).

Para dosen dari STMIK Mikroskil juga mengikuti Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer (KOMIK) 2019. Konferensi ini dilaksanakan di STMIK Budi Dharma pada Sabtu (12/10/2019) silam.

Dalam kesempatan ini, paper berjudul “Evaluasi Desain Antarmuka Portal Akademik Menggunakan Metode Heuristic Evaluation” karya Murdiaty, Angela, dan Chatrine Sylvia juga mendapatkan penghargaan Best Paper Award.

(Penulis: Tiara Fitriyani / Editor: Mikhael)

Tags
Kota Medan
Editor: Kilas KG Media
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved