Inilah Sosok Driver Ojol Pakai Moge 649 CC Seharga Rp 170 Juta, Kerap Dikasih Tip hingga Rp 150 Ribu
Sehari-hari ia menunggangi motor gede (moge) seharga seratusan juta untuk ngebid, istilah saat mencari penumpang.
Inilah Sosok Driver Ojol yang Tunggangi Moge 649 CC, Sering Dikasih Tip hingga Rp 150 Ribu
TRIBUN MEDAN.com - Driver ojek online (ojol) bernama Wahyu (40) ini berbeda dari pengendara ojek daring pada umumnya.
Sehari-hari ia menunggangi motor gede (moge) seharga seratusan juta untuk ngebid, istilah saat mencari penumpang.
Ya, motor yang digunakan Wahyu memang tak lazim, yakni Kawasaki Vulcan S yang memiliki mesin 649 cc. Motor hitam milik Wahyu itu seharga Rp 170-an juta rupiah.
Dikutip dari Tribunjakarta.com pada Rabu (6/11/2019), Wahyu tengah membelah jalanan dengan menunggangi moge bersama kedua anak kembarnya.
Suara gahar terdengar dari sepasang knalpot yang terpasang pada kedua sisi samping motor Kawasaki Vulcan S yang memiliki mesin 649 cc itu kala melaju di jalan.
Pria yang bekerja sehari-hari sebagai driver ojek online itu hendak mengantarkan kedua anak laki-lakinya ke tempat les Bahasa Inggris di kawasan Pramuka, Jakarta Timur.
Kuda besi yang ditungganginya sehari-hari mencari penumpang, memang tak sembarangan. Harganya sekitar Rp 170-an juta rupiah.
Sudah setahun lebih, Wahyu menjajal jalanan Ibu Kota menggunakan motor yang harganya tak jauh dengan mobil Toyota Avanza itu.

Pengemudi ojek daring, Wahyu (40) ditemui di kawasan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur pada Rabu (6/11/2019). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)
Beli Moge dari Hasil Ngebid
Menariknya, ia mengaku membeli motor itu dari hasil mencari penumpang selama bekerja sebagai driver ojek online.
Pasalnya, Wahyu tak memiliki pekerjaan lain selain sebagai pengendara ojek daring.
Pemasukan lainnya datang dari sang istri yang membuka usaha warung kelontongan.
Wahyu bekerja sebagai ojek daring sejak November 2017.
Saat itu, pria empat anak tersebut mengaku mudah mencari penumpang, tak seperti sekarang.
Dulu, Wahyu masih mencari penumpang menggunakan motor matic N-Max.
Pendapatannya setiap hari dari hasil ngebid disisihkan untuk membeli motor itu.
Pada tahun 2018, tepatnya bulan Januari, ia memutuskan membeli moge itu untuk mencari penumpang.
Pasalnya, ia hobi naik motor gede sejak lama.
Wahyu pun membelinya secara tunai.
"Saya langsung beli cash seharga Rp 170 jutaan. Itu uang hasil mencari penumpang. Awalnya saya narik pakai motor N-Max," ungkapnya kepada TribunJakarta.com pada Rabu (6/11/2019).
Namun, ia mengaku pendapatannya kini tak seperti dahulu.
Ia melanjutkan kini jumlah pengemudi ojek daring kian bertambah tak seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang.
• Tito Karnavian Telat Setengah Jam Hadiri Rapat di Komisi II DPR, Johan Budi Langsung Beri Teguran
• Ini Reaksi Agnez Mo Terpilih Dibuatkan Patung Lilin Koleksi Madame Tussauds Singapura
Sering Dipuji hingga Dikasih Tip Lebih
Wahyu kerapkali menuai pujian dari banyak penumpang yang diantarkannya.
Mereka memuji motor gede yang ditunggangi Wahyu.
Bahkan, tak jarang Wahyu diberikan tip ratusan ribu.
"Saya sering dipuji, wih motornya bagus banget. Semenjak ganti moge, suka dapet tip lebih besar ketimbang dulu," ujarnya.
Wahyu pernah mendapatkan uang tip sebesar Rp 150 ribu dalam sekali antar.
Saat itu, penumpang membayar jasa antarnya seharga 95 ribu melalui transaksi digital.
"Tapi kemudian ditambah Rp 150 ribu lagi sama penumpang. Waktu itu nganternya ke daerah Cibitung pakai motor ini," terangnya.

Pengemudi ojek daring, Wahyu (40) ditemui di kawasan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur pada Rabu (6/11/2019). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)
Sering Tak Bisa Lewat Gang Sempit
Tak semua jalan bisa dijajal oleh Wahyu kala mengantarkan penumpang ke tujuan.
Motornya yang berukuran besar seringkali tak bisa memasuki gang-gang sempit Ibu Kota.
Alhasil, Wahyu meminta penumpang untuk berjalan kaki menuju rumahnya ketika berada di gang sempit.
"Sering dapat ke gang-gang sempit. Kayak daerah di Utan Kayu kan lumayan sempit. Kalau motor gede ini suka enggak muat. Jadi saya bilang, turun di sini aja ya karena susah markirnya. Biasanya, mereka mengerti," tuturnya.
Selain itu, bodi motornya juga sempat mengalami lecet tatkala parkir di suatu tempat.
Meski menemui kendala seperti itu di jalan, ia tetap merasa nyaman menggunakan moge kala berkendara mencari penumpang.
"Kalau ini enak, dipakai enggak capek. Nyaman. Getaran motor ini juga terbilang halus," ujarnya. (*)
# Inilah Sosok Driver Ojol Pakai Moge 649 CC Seharga Rp 170 Juta, Kerap Dikasih Tip hingga Rp 150 Ribu
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Kisah Wahyu Driver Ojol Naik Moge 649 cc: Harga Motor Setara Mobil, Tak Bisa Masuk Gang Sempit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/driver-ojol-pakai-moge.jpg)