Sah, Deli Serdang Jadi Model Pesantren Ramah Anak di Sumatera Utara

Pondok pesantren dalam proses belajar mengajar harus ramah terhadap anak. Untuk mewujudkan hal tersebut maka harus ada pesantren ramah anak

Sah, Deli Serdang Jadi Model Pesantren Ramah Anak di Sumatera Utara
DOK. Humas Pemerintah Kabupaten Deli Serdang
Rakor Stakeholder dan Penguatan Pesantren Ramah Anak sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di Pondok Pesantren, di Aula Bapeda Deli Serdang, Lubuk Pakam, Selasa (5/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Bidang Partisipasi Organisasi Keagamaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dodi M Hidayat, mengatakan pihaknya terus berupaya mencegah kekerasan dan memberikan perlindungan terhadap anak, salah satunya di pondok pesantren.

“Pondok pesantren dalam proses belajar mengajar harus ramah terhadap anak. Untuk mewujudkan hal tersebut maka harus ada pesantren ramah anak," kata Dodi, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Dodi sendiri mengatakan itu saat Rapat Koordinasi (Rakor) Stakeholder dan Penguatan Pesantren Ramah Anak sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di Pondok Pesantren, di Aula Bapeda Deli Serdang, Lubuk Pakam, Selasa (5/11/2019).

Sebagai tindak lanjut dari Rakor tersebut, pada hari yang sama Kementerian PPA pun membentuk model pesantren ramah anak di Kabupaten Deli Serdang.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk memenuhi hak-hak anak di pesantren, saat ini Kementerian PPPA telah membentuk lima model pondok pesantren ramah anak.

Kelima model pesantren tersebut ada di Provinsi Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Banten dan Sumatera Utara

Deli Serdang terpilih jadi pesantren ramah anak

Di Sumatera Utara sendiri, Dodi M Hidayat mengatakan dari 33 kabupaten dan kota yang ada Kabupaten Deli Serdang terpilih sebagai model pondok pesantren ramah anak.

"Sesuai assesment, pondok pesantren yang ditunjuk pondok pesantren Darul Arafah Raya yang berada di Desa lau baker Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang," tuturnya.

Ia menambahkan dengan ditunjuknya model pesantren ramah anak, tentunya harus memiliki tenaga pendidik yang profesional.

Halaman
12
Editor: Kilas KG Media
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved