VIDEO Kurir Sabu WN Malaysia Dituntut Masing-masing 18 dan 17 Tahun Penjara

Yeap Bee Lun yang dituntut lebih tinggi juga dibebankan denda lebih besar senilai Rp 2 miliar dengan subsider 1 tahun kurungan.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua WN Malaysia dituntut yang menjadi kurir sabu 6 kilogram Yeap Bee Lun (55) dan Ong Cho Peen (56) dituntut penjara 18 dan 17 tahun penjara di Pengadilan Negeri Rabu (6/11/2019).

Yeap Bee Lun yang dituntut lebih tinggi juga dibebankan denda lebih besar senilai Rp 2 miliar dengan subsider 1 tahun kurungan. Terhadap terdakwa Ong Cho Peen dikenakan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Keduanya terbukti bersalah melanggar Pasal 114 Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Bagi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan hal yang memberatkan para terdakwa karena karena sebagai negara asing berniat merusak indonesia dan berbelit-belit.

"Dengan ini meminta Majelis Hakim yang menyidangkan perkara ini untuk menghukum kedua terdakwa Yeap Bee Lun (55) dan Ong Cho Peen (56) dengan hukuman masing-masing 18 tahun dan 17 tahun penjara," tutur Jaksa.

Setelah dituntut, tampak kedua terdakwa kompak tertunduk lemas, bahkan saat dibawa menuju sel tahanan, Yeap Bee Lun berjalan pelan terhuyung-huyung.

Saat diwawancarai, Tribun, terdakwa Ong Cho Peen menjawab "Nggak papa," cetusnya.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved