2000 Peserta Ditargetkan Ikuti Lomba Mazmur, Vocal Solo, dan Gregorian Se Kota Medan 2019

Tahun ini ditambahkan lomba Gregorian yaitu lagu di Katolik khusus untuk memuliakan Tuhan dengan gaya malaikat.

2000 Peserta Ditargetkan Ikuti Lomba Mazmur, Vocal Solo, dan Gregorian Se Kota Medan 2019
TRIBUN MEDAN/SEPTRIANA AYU SIMANJORANG
Misa dalam acara pembukaan Lomba Mazmur, Vocal Solo, dan Gregorian Se Kota Medan 2019, Kamis (7/11/2019). Kegiatan ini digelar oleh Keuskupan Agung Medan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Kota Medan mulai tanggal 7 hingga 9 November 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Keuskupan Agung Medan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Kota Medan menggelar Lomba Mazmur, Vocal Solo, dan Gregorian Se Kota Medan 2019. Acara ini digelar mulai tanggal 7 hingga 9 November 2019.

Ketua Panitia kegiatan Johanes Sitepu SH didampingi Wakil Ketua Panitia Juan Lingga saat ditemui dalam pembukaan lomba ini, mengatakan tahun ini merupakan tahun ketiga lomba ini digelar. Jika sebelumnya hanya merupakan Lomba Mazmur, tahun ini ditambahkan lomba Gregorian yaitu lagu di Katolik khusus untuk memuliakan Tuhan dengan gaya malaikat.

"Melalui kegiatan ini menunjukkan Pemerintah Kota Medan memberikan perhatian untuk umat Katolik. Bagi umat Katolik kegiatan ini akan menunjukkan Katolik bisa bekerja sama dengan pemerintahan dalam menjaga kerukunan umat beragama," katanya.

Selain itu acara ini ingin mengembangkan talenta-talenta bermazmur umat Katolik dari anak-anak sampai orang tua di Keuskupan Agung Medan. Dikatakannya Mazmur dalam agama Katolik selalu digunakan untuk setiap perayaan ibadah.

"Mazmur adalah bagian inti dari ibadah Katolik. Dengan kegiatan ini umat juga menjadi sering membuka Mazmur dan semakin semangat menyanyikan lagu Mazmur di setiap stasi," katanya.

Ada 11 paroki yang mengikuti kegiatan ini, setiap stasi di bawah masing-masing paroki bebas mengirimkan jumlah utusannya untuk mengikuti lomba mazmur. Namun untuk lomba Gregorian setiap paroki hanya mengirimkan satu perwakilan.

"Lomba Mazmur ada tiga kategori yaitu orang tua pria dan wanita, dewasa atau OMK untuk pria dan wanita, dan remaja kategori pria dan wanita. Sedangkan anak-anak mengikuti Lomba Vokal Solo," kataya.

Dikatakan Johanes, pihaknya menargetkan paling sedikit 2000 orang untuk mengikuti kegiatan ini. Setiap kategori akan dipilih dari juara pertama hingga juara harapan ketiga.

"Ajang ini diharapkan bisa membuat umat saling mengenal antara stasi yang berbeda. Selama ini kan umat beribadah di gereja nya masing-masing, namun di acara ini bisa dipertemukan dan beribadah bersama. Selain itu ada acara hiburan dengan menghadirkan Juara Indonesian Idol musim pertama Delon," katanya.

Pada acara pembukaan kegiatan ini, dijadwalkan akan dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung OFM Cap, Mewakili Umat Agama Katolik Romo RD Beno Ola Tage, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan, DPRD Kota Medan, dan banyak lainnya.

Akhyar Nasution mengatakan pihaknya mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyambut baik dan mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Kuasa ini.

Selain itu Forum Kerukunan Umat Beragama juga dijadwalkan akan hadir pada kegiatan ini. Pada kesempatan berbeda Wakil ketua Forum Masyarakat Katolik Indonesia Gunana Barus yang turut hadir dalam kegiatan ini menganggap kegiatan ini baik.

"Kita mengapresiasi kegiatan ini dan juga kepada Pemerintah Kota Medan. Dimana Pemko sudah mau memperhatikan umat Katolik yang ada di Keuskupan Agung Medan khususnya se Kota Medan," pungkasnya.

(cr18/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved