Kapal Penyeberangan Ajibata-Ambarita Bertambah, Beroperasi Libur Natal-tahun Baru 2020
Kapal ini didesain untuk mendukung pariwisata meski berjenis RO-RO yang identik sebagai kapal penyeberangan.
Penulis: Arjuna Bakkara |
TRIBUN-MEDAN.com – Setelah KM Ihan Batak sukses berlayar di Perairan Danau Toba rute Ajibata-Ambarita, Kementerian Perhubungan kembali meresmikan kapal RO-RO untuk rute yang sama di Pantai Parparean, Kecamatan Porsea Kabupaten Tobasa, Sabtu (9/11/2019).
Peresmian itu dilakukan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi didampingi Bupati Tobasa Darwin Siagian dan Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga.
“Hari ini kita meresmikan lagi kapal yang kedua, 300 GT. Mudah-mudahan siang ini juga langsung bisa ke air,” ujarnya.
Katanya, kapal yang sedang diapungkan masih dalam tahap pengerjaan. Pekerjaan untuk sentuhan akhir ini akan dilakukan hingga sebulan ke depan.
Kapal ini didesain untuk mendukung pariwisata meski berjenis RO-RO yang identik sebagai kapal penyeberangan.
Menurut Budi, desain interiornya dibuat untuk mendukung untuk wisata.
Kapal ini direncanakan sudah berlayar saat Libur Hari Natal dan Tahun Baru.
Menurutnya, saat ini juga sedang dikerjakan kapal ukuran 200 GT yang direncanakan tahun 2020 sudah selesai pengerjaannya. Kemudian, untuk tahun ini Kemenhub sedang melelang dua kapal Katamaran untuk kebutuhan wisata dengan kapasitas 50-100 penumpang.
“Jadi, kapal yang dari Ditjen Perhubungan Darat untuk pelayanan penyeberangan masyarakat baik untuk wisatawan ini ada sekitar lima, selain kami juga ada membangun sekitar 12 dermaga di Danau Toba,” tambahnya.
Bupati Tobasa Darwin Siagian mengatakan, dengan adanya kapal ini trasportasi dari Tobasa ke Samosir bisa lebih lancar, apalagi Natal dan Tahun Baru Samosir selalu dipadati pengunjung.
Selain itu, lokasi tempat dibangunnya kapal ini nantinya direncanakan dibangun galangan kapal untuk perbaikan kapal-kapal yang ada di Danau Toba.
“Dan kita harapkan juga nanti seperti yang saya minta tadi kepada Ditjen supaya lokasi ini juga nanti dibangun galangan kapal untuk perbaikan atau kalau ada kapal-kapal lain yang perlu didoking bisa kita lakukan di sini”ujar Darwin. (jun/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapal_ajibata-ambarita.jpg)