Perlombaan Pemazmur Agama Katolik Tahun 2019, Gali Bakat dan Minat Umat

Acara ini ditujukan untuk mengenalkan kembali lagu-lagu gregorian yang saat ini hampir tidak dikenal umat, terkhusus kaum Katolik.

Perlombaan Pemazmur Agama Katolik Tahun 2019, Gali Bakat dan Minat Umat
TRIBUN MEDAN/Natalin Sinaga
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan Ok Zulfi, M.Si sekaligus mewakili Plt Wali Kota Medan hadir dalam acara penutupan perlombaan Pemazmur Agama Katolik di Catholic Center, Jalan Mataram No 21, Medan, Sabtu (10/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan Ok Zulfi, M.Si sekaligus mewakili Plt Wali Kota Medan mengatakan, tujuan terselenggaranya acara Perlombaan Pemazmur Agama Katolik Tahun 2019 ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat Kota Medan yang multikultural untuk selalu menjaga kerukunan antar umat beragama.

"Bagi umat Katolik kegiatan ini dilaksanakan untuk menggali bakat dan minat umat sebagai pemazmur," ujar Ok Zulfi saat penutupan perlombaan Pemazmur Agama Katolik di Catholic Center, Jalan Mataram No 21, Medan, Sabtu (10/11/2019).

Selain itu, kata Ok Zulfi, acara ini ditujukan untuk mengenalkan kembali lagu-lagu gregorian yang saat ini hampir tidak dikenal umat, terkhusus kaum Katolik.

"Saya dan segenap jajaran pemerintah Kota Medan mengapresiasi kegiatan Perlombaan Pemazmur Agama Katolik yang sudah dilaksanakan pada hari Kamis hingga Sabtu hari ini, semoga kegiatan yang sudah kita lakukan ini memberi manfaat positif bagi seluruh peserta mazmur dalam membangun iman dan spritual," ucapnya.

Ia menjelaskan pembinaan mental dan spiritual kerohanian akan terus diupayakan oleh pemerintah Kota Medan dalam langkah peningkatan keimanan kepada Sang Maha Kuasa.

Diakuinya, kegiatan perlombaan pemazmur agama katolik ini tentunya merupakan kegiatan yang sangat positif karena itu merupakan salah satu bagian dari pelatihan pemazmur serta memacu semangat untuk bisa terlibat sebagai pemazmur. 

"Selamat kepada peserta yang berhasil menjadi pemenang pada perlombaan pemazmur agama katolik 2019 ini. Keberhasilan hendaknya kita jadikan sebagai ucapan syukur serta motivasi untuk terus berlatih sehingga dapat memuji, berkarya dan memuliakan nama Tuhan semesta Allah," katanya.

Ok Zulfi juga berharap keterlibatan kepada seluruh peserta dalam hal pemazmur juga tidak berhenti sampai pada perlombaan ini, namun para peserta dapat mulai terlibat dalam tugas pelayanan di lingkungan gereja masing-masing. 

"Talenta-talenta yang saudara miliki dapat menjadi berkat bagi semua," ucapnya.

Ok Zulfi menceritakan upaya-upaya yang dirinya lakukan demi menyukseskan perlombaan keagamaan ini. "Walaupun saya seorang muslim saya ingin, saya yakin pemazmuran agama Katolik harus dilaksanakan dengan baik," ucap Ok Zulfi.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved