Aksi Demo Forum Anti Korupsi di Kantor Kejaksaan Deliserdang Nyaris Ricuh, Ini Penyebabnya

Aksi unjukrasa yang dilakukan oleh Forum Anti Korupsi (Forak) di depan gerbang kantor Kejaksaan Negeri Deliserdang nyaris ricuh

Aksi Demo Forum Anti Korupsi di Kantor Kejaksaan Deliserdang Nyaris Ricuh, Ini Penyebabnya
TRIBUN MEDAN/INDRA SIPAHUTAR
Pegawai Kejaksaan mendekati massa yang melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Deliserdang di Lubukpakam Selasa, (12/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Aksi unjukrasa yang dilakukan oleh Forum Anti Korupsi (Forak) di depan gerbang kantor Kejaksaan Negeri Deliserdang nyaris ricuh Selasa, (12/11/2019).

Massa dan pegawai Kejaksaan sempat bersitegang saat itu. Hal itu lantaran kalimat-kalimat yang disampaikan berhubungan dengan instansi lain yakni Komisi Pemberantasan Korupsi.

Massa berpendapat kalau saat itu aksi mereka sempat dicueki.

Ketika itu massa bersorak-sorak dan mengucapkan berulang kali agar KPK memeriksa dan menangkap Kajari Deliserdang, Harli Siregar.

Kalimat-kalimat itu pun terus-terusan diucapkan dan mereka sorak-sorakan. Mendengar hal itu beberapa pegawai Kejaksaan pun langsung mendekati massa.

" Maksud kalian apa seperti itu? Emangnya salah apa rupanya Kajari makanya kalian bilang seperti itu. Salah apa?, salah apa?,"ucap beberapa Pegawai Kejaksaan bersama-sama.

Mengetahui kawannya ada yang tersudut, kemudian massa yang lain pun ikut mendekat. Saat itu Rahman Hutabarat yang menjadi salah satu kordinator aksi balik keras menampik ucapan pegawai Kejaksaan.

" Ya kenapa rupanya kami bilang seperti itu. Sudah sering kali demo ke sini tapi apapun hasilnya tidak ada. Kami minta supaya kami ditemui sama Kajari,"kata Rahman.

Intel dari kepolisian yang hadir memantau jalannya aksi, ikut memberikan arahan. Hal itu dilakukan lantaran massa saling beradu argumen dengan nada tinggi.

Mengetahui situasi agak memanas ketika itu Kasi Pidum, Oloan Pasaribu pun ikut menengahi.

Halaman
123
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved