Kronologi S Rumapea (51) Tewas di Tangan D Rumapea dan L Rumapea karena Membahas Calon Kepala Desa

Kronologi tewasnya Sundung Rumapea (51) ditangan saudara semarganya, Dorlan Rumapea dan Lamboi Rumapea karena Politik Pemilihan Kepala Desa.

Kronologi S Rumapea (51) Tewas di Tangan D Rumapea dan L Rumapea karena Membahas Calon Kepala Desa
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Polres Samosir menggelar rekonstruksi pertikaian yang dilakukan Dorlan Rumapea dan Lamboi Rumapea terhadap sundung Rumapea saudara semarga "appara" sampai hilang nyawa di Huta Pagar Nabolak, Desa Hutarihit, Kecamatan Nainggolan, Selasa (12/11/2019). 

Kronologi tewasnya Sundung Rumapea (51) ditangan saudara semarganya, Dorlan Rumapea dan Lamboi Rumapea karena Politik Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Samosir.

////

TRIBUN-MEDAN.COM - Polres Samosir menggelar rekonstruksi pertikaian hingga pembunuhan yang dilakukan Dorlan Rumapea dan Lamboi Rumapea terhadap saudara semarganya "apparanya" Sundung Rumapea (51).

Rekonstruksi perkara dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) di Huta Pagar Nabolak, Desa Hutarihit, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Selasa (12/11/2019).

Gelar perkara dipimpin Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Jonser Banjarnahor.

Dalam kasus ini dihadirkan empat saksi, antara lain, Deddy Lumban Tungkup, Lameria Rumapea, Pandir Rumapea, dan Jamanat Sinaga.

Berikut Kronologinya:

Kasus pembunuhan ini berawal dari terjadinya cekcok antara pelaku dengan korban di warung tuak di Nainggolan, Samosir, pada  Jumat (23/8/2019) lalu tepatnya pukul 19.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Lokasi kedai tuak tepatnya di Silanjang Huta Rihit, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir.

Korban dan pelaku, yaitu Dorlan Rumapea, Lamboi Rumapea, dan Sundung Rumapea sama-sama minum tuak di warung Lameria Rumapea.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved