Curi Motor di Halaman Kos-kosan, Rahmad Diringkus Tim Pegasus Polsek Medan Kota

ahmad Syahputra (32) warga Jalan Yos Sudarso ditangkap tim Pegasus Polsek Medan Kota.

Curi Motor di Halaman Kos-kosan, Rahmad Diringkus Tim Pegasus Polsek Medan Kota
TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
Kapolsek Medan Kota AKP Rikki Ramadhan saat menunjukkan tersangka pencurian sepeda motor, Jumat (15/11/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rahmad Syahputra (32) warga Jalan Yos Sudarso ditangkap tim Pegasus Polsek Medan Kota.

Ia ditangkap melakukan pencurian sepeda motor milik Mhd Rizkie Oktavian yang berdomisili di sebuah rumah kos-kosan yang berada di Jalan Jati III, gang Ampera No 14, Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota.

"Motor korban dicuri dari halaman kos-kosan pada Senin (11/11/2019) kemarin,"kata Kapolsek Medan Kota AKP Rikki Ramadhan, Jumat (15/11/2019) seraya menyatakan kejadian terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Rikki menceritakan pada Senin (11/11/2019) sekitar pukul 04.00 WIB korban (Rizkie) baru saja pulang dari warkop dan kembali ke kos untuk istirahat.

"Setelah sampai kos, korban memarkirkan motornya di halaman kos dengan kondisi stang terkunci,"kata Rikki.

Kemudian, teman korban yang masih terjaga dan sedang main handphone mendengar suara berisik dari luar.

"Teman korban langsung membuka pintu kos dan melihat tersangka yang diketahui bernama Indra mengangkat ban depan dan menarik motor korban sampai ke depan pagar,"terang Rikki.

Kejadian tersebut, sambung pria dengan balok tiga dipundaknya membuat teman korban spontan teriak dan membilang kepada korban bawah motornya sudah dicuri.

"Korban dan temannya membuat laporan ke Polsek Medan Kota,"ujarnya.

Petugas yang mendapat laporan tersebut, sambung Rikki, langsung mengejar tersangka dan menangkap Rahmad Syahputra.

"Sementara teman pelaku, Indra masih dalam pengejaran. Tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polsek,"ujar Rikki.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Supra BB 3376, sepeda motor tersangka Honda Vario Hitam 6541 AIW, tang pemotong besi dan gembok pagar yang sudah bengkok.

"Pelaku dikenakan Pasal 363 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,"ujarnya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved