Breaking News:

Lowongan Jabatan Sekda Dairi Ditutup, Pendaftar Cuma Lima Orang

Kelima pegawai ASN tersebut, yakni Leonardus Sihotang, saat ini menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi, lalu Jabiat Sagala

Penulis: Dohu Lase |
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Staf Ahli Bupati Dairi Marisi Sianturi (kiri) saat ditanya terkait lowongan jabatan Sekdakab Dairi di depan ruang kerja Sekdakab Dairi, Jumat (15/11/2019). Tampak pintu ruang kerja Sekda tertutup karena tidak ada pejabatnya. 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Masa pendaftaran dan penyerahan berkas Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekdakab Dairi resmi ditutup, Kamis (14/11/2019) pukul 16.00 WIB kemarin. Lima pegawai ASN yang merasa memenuhi syarat telah melamar.

Kelima pegawai ASN tersebut, yakni Leonardus Sihotang, saat ini menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dairi, lalu Jabiat Sagala, saat ini menjabat Sekdakab Samosir.

Kemudian, Mordehai Orba Suntuk, saat ini menjabat Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro-Kecil-Menengah Kabupaten Pakpak Bharat, lalu Budianta Pinem, saat ini menjabat Inspektur Kabupaten Pakpak Bharat, dan Waston Simbolon, saat ini menjabat Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Samosir.

"Ketentuan mengatur, minimal tiga orang pelamar. Karena pelamar ada lima, maka sudah cukup dan tahapan dilanjutkan dengan seleksi berkas oleh tim pansel," ujar Kasubbid Mutasi dan Promosi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Dairi selaku Kepala Sekretariat Pansel, Buha Pasaribu, Jumat (15/11/2019).

Pasaribu menjelaskan, para pelamar tidak datang bersamaan. Pelamar pertama datang pada hari Rabu (13/11/2019), yaitu Budianta Pinem, disusul Leonardus Sihotang, kemudian Jabiat Sagala.

Pada hari terakhir, yaitu Kamis (14/11/2019), Mordehai Orba Suntuk datang menyerahkan lamarannya, disusul Waston Simbolon beberapa jam kemudian.

"Tidak ada seremoni, biasa-biasa saja. Mereka datang antar surat lamarannya, lalu diterima oleh petugas sekretariat tim pansel di Kantor BKPSDM dan diberikan bukti tanda terima. Mereka semua datang sendiri, tidak ada yang diwakilkan," kata Pasaribu.

Pasaribu mengatakan, tahapan seleksi administrasi dimulai tanggal 18-19 November 2019. Hasilnya diumumkan tanggal 20 November 2019.

Selanjutnya, penilaian pada tanggal 25 November 2019, penelusuran rekam jejak dan kompetensi tanggal 26 November 2019, ujian kompetensi bidang dan wawancara tanggal 27 November 2019, dan penetapan akhir calon Sekda tanggal 3 Desember 2019.

"Jadwal yang saya sebutkan itu sifatnya tentatif. Masih bisa berubah, menyesuaikan situasi dan kondisi," ucap Pasaribu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved