Kesehatan

BAHAYA GORENGAN, Risiko Kematian Dini hingga Penyakit Kardiovaskular 8 Persen Lebih Tinggi

BAHAYA GORENGAN, Risiko Kematian Dini hingga Penyakit Kardiovaskular 8 Persen Lebih Tinggi

BAHAYA GORENGAN, Risiko Kematian Dini hingga Penyakit Kardiovaskular 8 Persen Lebih Tinggi
loop/tribunkaltim
BAHAYA GORENGAN, Risiko Kematian Dini hingga Penyakit Kardiovaskular 8 Persen Lebih Tinggi 

BAHAYA GORENGAN, Risiko Kematian Dini hingga Penyakit Kardiovaskular 8 Persen Lebih Tinggi

T R I B U N-MEDAN.com - BAHAYA GORENGAN, Risiko Kematian Dini hingga Penyakit Kardiovaskular 8 Persen Lebih Tinggi.

//

Smartphone - 10 Tips Merawat Handphone agar Baterai gak Cepat Rusak, Bahaya Mencas Ponsel saat Tidur

Insomnia - Tanpa Obat Tidur, 6 Cara Mengatasi Gangguan Tidur Mulai dari Redupkan Cahaya Malam Hari

Jajangan gorengan banyak dijajakan di sekitar kita, dan mungkin Anda juga kerap mengonsumsinya.

Tapi tahukah Anda apa bahayanya?

Gorengan adalah salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Meski begitu, bukan rahasia lagi bahwa gorengan tidak baik untuk tubuh manusia.

Kini, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ merinci bagaimana gorengan mempengaruhi kesehatan manusia.

Baca: Ultimatum Kapolda, Otak Pelaku Pembunuhan Inah Antimurti Menyerahkan Diri, Asri Ketakutan Jadi DPO

Baca: Ingat Briptu Norman Kamaru, Kabar Terbaru Usai Bangkrut, Namanya Masuk Daftar Orang Tercerdas

"Orang-orang tahu makan gorengan mungkin memiliki hasil kesehatan yang merugikan, tetapi ada sedikit bukti ilmiah untuk menunjukkan apa dampak buruk jangka panjang dari makan gorengan," ungkap Dr Wei Bao, asisten profesor epidemiologi dari University of Iowa dikutip dari Time, Kamis (23/1/2019).

"Secara umum, kami menemukan bahwa konsumsi gorengan dikaitkan dengan kematian secara keseluruhan," imbuh co-author penelitian ini.

Hasil ini didapatkan para peneliti melalui studi longitudinal selama 20 tahun. Mereka mengamati 107.000 perempuan yang lebih tua dari usia 50 hingga 79 tahun.

Halaman
123
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved