TRIBUNWIKI

Kolam Renang Air Asin Pertama di Kota Medan Ada di Hotel Grand Inna Medan

karena memang kebetulan Kota Medan agak jauh dari pantai. Jadi kami akan membawa suasana pantai ke tengah Kota Medan,

Kolam Renang Air Asin Pertama di Kota Medan Ada di Hotel Grand Inna Medan
TRIBUN MEDAN/AQMARUL AKHYAR
Samuel (tengah) mendapingi Qodie Ibrahim selaku Direktur Utama PT Hotel Indonesia Group (kanan) serta Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Iswandi Said yang sedang mencicipi air Kolam Air Asin yang aman dan steril di Hotel Grand Inna Medan, Jalan Balai Kota, Nomor 2, Pusat Kota, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sabtu (16/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Hotel Grand Inna Medan merupakan hotel yang pertama di Kota Medan dan memiliki sejarah pajang terkait kejayaannya masa itu.

Dimana Hotel Grand Inna Medan, yang dahulunya pada masa kemerdekaan terkenal dengan sebutan hotel Inna Dharma Deli. Namun pada masa Kolonial Belanda hotel tersebut bernama Hotel Mijn de Boer dan lebih populer disebut Hotel de Boer.

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Iswandi Said mengatakan bahwa pada tahun 2016 nama hotel tersebut diubah menjadi Grand Inna Medan dan merupakan hotel bintang empat yang selalu melakukan inovasi.

Di antara inovasi terbaru Hotel Grand Inna Medan,menghadirkan Salt Water Swimming Pool (Kolam Renang Air Asin) dan merupakan kolam renang air asin pertama di Kota Medan. 

“Kami membangun kolam renang yang unik dan ini juga sesuatu yang pertama di Kota Medan. Dimana kolam renang airnya yang dirasakan asin, karena memang kebetulan Kota Medan agak jauh dari pantai. Jadi kami akan membawa suasana pantai ke tengah Kota Medan,” tuturnya.

Iswandi juga menjelaskan bahwa Kolam Renang Air Asin ini merupakan distenasi wisata baru di Kota Medan. Kemudian, Kolam Renang Air Asin merupakan ide dari Samuel Daud Sardjulo selaku General Manager Grand Inna Medan. Hal ini juga tidak terlepas bertujuan untuk meningkakan pelayanan, dan menggenjot okupansi kamar sekaligus menarik minat pengunjung untuk ke hotel Grand Inna Medan.

Selain itu, pihaknya juga telah merenovasi sejumlah kamar dan ke depannya akan merenovasi lobby, serta membangun grand ballroom, untuk menjawab kebutuhan konsumen. Namun, tetap mempertahankan keaslian bangunan Hotel Grand Inna Medan, yang merupakan cagar budaya.

“Kolam renang ini merupakan ide dari Bapak Samuel Daud Sardjulo selaku General Manager Grand Inna Medan, bertujuan untuk meningkakan pelayanan, dan menggenjot okupansi kamar sekaligus menarik minat pengunjung. Selain itu juga kami sudah merenovasi sejumlah kamar dan ke depannya akan merenovasi lobby, serta membangun grand ballroom. Namun, keaslian banguanan tetap kami jaga karena merupakan cagar budaya,” katanya.

Dalam hal ini juga, Samuel Daud Sardjulo mengatakan bahwa Ide pembuatan kolam air asin ini, sekaligus untuk menjawab kebutuhan pariwisata dan menarik minat pengunjung. Apalagi Hotel Grand Inna Medan tereletak di kawasan titik nol Kota Medan. Selain itu, Ia juga menjelaskan bahwa kolam renang tersebut memberikan beragam manafaat.                  

“Dengan hadirnya kolam renang air asin ini, juga memberikan sensasi kepeda pengunjung dimana pengunjung akan merasakan seperti berenang di laut. Ini juga merupakan kolam renang air asin pertama di Medan dan Sumut. kami memilih air garam karena memberikan beragam manfaat untuk kesehatan. Kami ingin pengunjung hotel tidak sekedar hanya dapat beristirahat disini, tetapi juga bisa relaksasi di Kolam Renang Air Asin,” pungkasnya.

Selanjutnya, Samuel juga menjelaskan terkait komposisi garam yang digunakan untuk Kolam Renang Air Asin, air tersebut diolah secara otomatis di mesin berteknologi dari Perancis. Kemudian, di mesin tersebut air dan garamnya diolah untuk menghasilkan air yang menyerupai air laut.

“Mesin tersebut mengolah sedemikian rupa, sehingga menghasilkan efek yang berguna bagi kesehatan tubuh. Jadi, memang tidak ada kadar garam tertentu yang harus dilakukan secara manual, tetapi karena kecanggihan mesin dari Perancis itu, jadi mesin ini cuma meminta bahwa ada kandungan garam tertentu. Kemudian mesin tersebut akan mengolah secara mekanismmenya, untuk menjadi air asin yang aman, sehingga tidak pedih di mata,” ucapnya.

(cr22/Tribun-medan.com)

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved