Maluku dan Manado Alami 159 Gempa Susulan, 9 Kali Guncangan Besar

Gempa susulan paling besar mencapai magnitudo 5,9, dan terkecil magnitudo 2,7. Gempa susulan dirasakan masyarakat sebanyak 9 kali.

Maluku dan Manado Alami 159 Gempa Susulan, 9 Kali Guncangan Besar
Screenshot BMKG
Gempa tektonik M 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis, (14/11/2019) pukul 23.17.41 WIB. BMKG sempat mengeluarkan peringatan waspada tsunami, yang kemudian dinyatakan berakhir pada Jumat (15/11/2019) pukul 1.45 WIB. 

TRIBUN-MEDAN.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG), mencatat sebanyak 159 gempa susulan terjadi di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (16/11/2019).

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Edward Henry Mengko mengatakan gempa di Laut Maluku, merupakan tipe gempa yang didahului oleh aktivitas gempa pendahuluan (foreshocks).

Dia menambahkan, gempa susulan paling besar mencapai magnitudo 5,9, dan terkecil magnitudo 2,7. Gempa susulan dirasakan masyarakat sebanyak 9 kali.

Kemudian gempa utama (main shock) terjadi dengan magnitudo paling besar, selanjutnya diikuti oleh serangkaian aktivitas gempa susulan (aftershocks).

Berdasarkan hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa sebelum terjadi gempa utama magnitudo 7,1 di Laut Maluku, Kamis (14/11/3019) telah terjadi aktivitas gempa berkekuatan kecil yang merupakan gempa pendahuluan (foreshocks).

"Terdapat dua aktivitas gempa berkekuatan magnitudo 4,4 dan 3,4. Ini bukti bahwa gempa Laut Maluku didahului oleh aktivitas gempa pembuka," ujarnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "159 Gempa Susulan Terjadi di Manado, Warga Rasakan 9 Kali Guncangan"

Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved