Pejabat Pemko Diperiksa KPK

BREAKING NEWS: KPK Panggil 8 Saksi Kasus Suap Dzulmi Eldin, Istri Kadisdik Jadi Sasaran

KPK kembali melanjutkan pemeriksaan kepada 8 orang saksi kasus suap proyek dan Jabatan di Pemko Medan

BREAKING NEWS: KPK Panggil 8 Saksi Kasus Suap Dzulmi Eldin, Istri Kadisdik Jadi Sasaran
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Suasana Gedung Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Perwakilan Sumut, Medan, Senin (18/11/2019) dimana terdapat pemeriksaan 14 orang saksi KPK. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - KPK kembali melanjutkan pemeriksaan kepada 8 orang saksi kasus suap proyek dan Jabatan di Pemko Medan yang melibatkan tersangka Kadis PUPR, Isa Ansyari di Gedung BPKP Perwakilan Sumut, Medan, Selasa (19/11/2019).

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah menyebutkan bahwa kedelapan orang tersebut yaitu Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Medan, Qamarul Fattah, Kepala Satpol PP Kota Medan, M. Sofyan.

Tak luput juga dipanggil Istri Kadisdik Kota Medan, Hafni Hanum dan Ajudan Walikota, Muhamad Arbi Utama.

"Turut diperikaa Kassubag Rumah Tangga Pemerintah Kota Medan, Muhammad Ridho Siregar, Kabag Umum Pemkot Medan, Mhd Andi Syahputra, Mantan Sekda/Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Bangunan Kota Medan, Syaiful Bahri dan satu orang swasta Fairus Fendra Alias Makte," jelas Febri.

Hari ini KPK mengagendakan pemeriksaan 8 saksi untuk tersangka IAN dalam TPK Suap Terkait dengan Proyek dan Jabatan pada Pemerintah Kota Medan Tahun 2019.

Ia menyebutkan bahwa hingga siang ini, semua saksi telah hadir memenuhi panggilan penyidik dan sedang dalam proses pemeriksaan.

Sebelunmnya, KPK telah memeriksa 14 orang tersebut terdiri dari 10 orang Kadis yaitu Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Muhammad Husni, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan, Zulkarnain, Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan, Emilia Lubis, Kadis Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Medan, Suherman, Kadis Lingkungan Hidup Kota Medan, Syarif Harmansyah Lubis.

Kadis Pertanian dan Perikanan Kota Medan, Ikhsar Risyad Marbun, Kadis Perumahan Kawasan Permukiman Dan Penataan Ruang (DPKPPR) atau Perkim Kota Medan, Benny Iskandar, Kadis Kesehatan Kota Medan, Dr. Edwin Effendi, Kadis Perhubungan Kota Medan, Izwar Lubis dan Kadis Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono.

Lalu 4 orang saksi lainnya yaitu Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Medan,Renward Parapat, Direktur RSUD Dr. Pringadi Kota Medan, Suryadi Panjaitan, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Hasan Basri, Direktur PD Pasar Kota Medan, dan Direktur PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya.

Ia juga menjelaskan bahwa 14 oramg saksi tersebut hadir memenuhi panggilan KPK.

"Semua saksi yang diagendakan pemeriksaan hari ini hadir memenuhi panggilan Penyidik. Pada 14 orang saksi tersebut didalami terkait dengan setoran yang diduga diberikan pada Walikota Medan, baik terkait jumlah ataupun sumber uang dan alasan pemberian. Apakah atas permintaan atau tidak," ungkap Febri.

Sedangkan saksi Yamitema Laoly, Febri menerangkan bahwa anak Menkumham tersebut ditanyai mengenai diklarifikasi terkait dengan proyek di Dinas PUPR Kota Medan yang pernah dikerjakan oleh perusahaannya.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved