Pengejaran Teroris Medan
Masih Ada Satu Jenazah Terduga Teroris Belum Diambil Keluarga di RS Bhayangkara
Saat ini 1 jenazah terduga teroris sudah dipulangkan kepada pihak keluarga. Ada 1 jenazah lagi masih menunggu dijemput oleh pihak keluarga.
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri bersama Polda Sumut, terus lakukan penyidikan menangkap jaringan terduga pelaku bom bunuh diri yang beraksi di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) lalu.
Teranyar, para tersangka yang diduga terlibat dalam kasus bom bunuh diri di Polrestabes Medan jumlahnya sudah mencapai 30 orang.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan bahwa dari 30 pelaku yang diamankan, 3 orang tewas dalam kejadian tersebut.
Di antaranya pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan RMN alias Dedek (24). Sedangkan dua lagi berinisial A dan K terpaksa diberikan tindakan tegas terukur dalam penangkapan di Kota Datar, Hamparan Perak.
Tindakan tegas diberikan pihak kepolisian, karena pada saat kejadian. Salah seorang terduga teroris memberikan perlawanan dengan menusuk tangan personel Tim Densus 88.
Sehingga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, polisi akhirnya memberikan tembakan ke arah pelaku dengan mengenai dada dan kaki.
Dari ketiga jenazah, dua di antaranya sudah dibawa pulang oleh keluarga. Jenazah RMN sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga dan telah dikebumikan Senin (18/11/2019) malam di TPU Sei Sikambing.
Sedangkan seorang terduga lainnya, sudah juga telah dikebumikan sore tadi sekitar pukul 15.30 WIB di salah satu TPU di Kota Medan.
"Saat ini 1 jenazah terduga teroris sudah dipulangkan kepada pihak keluarga. Ada 1 jenazah lagi masih menunggu dijemput oleh pihak keluarga," kata Tatan di RS Bhayangkara Medan, Selasa (19/11/2019) siang.
"Namun yang mana yang sudah dipulangkan, saya kurang tahu. Yang pasti tinggal 1 dan kita tunggu dijemput pihak keluarga," sambungnya.
Sejauh ini, Densus 88 Mabes Polri bersama dengan Polda Sumatera Utara kembali berhasil menangkap 4 terduga teroris. Hingga saat ini, Densus 88 sudah mengamankan 30 terduga teroris pasca bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.
"Keseluruhan sampai hari ini sudah 30 orang yang diamankan. Kemudian itu 3 yang meninggal dunia, termasuk yang pertama," katanya.
Tatan menerangkan bahwa pelaku ditangkap merupakan warga Medan dan diamankan diwilayah kota Medan pada Senin (18/11/2019) kemarin.
Namun saat ditanya terkait dengan penggeledahan dan barang bukti yang disita, Tatan mengaku tidak mengetahui lebih jauh.
"Kami masih belum mendapatkan informasi terkait barang bukti apa saja karena masih dalam pengembangan," urainya.
Terkait dengan lokasi penggeledahan Tatan juga mengungkapkan bahwa pihaknya masih belum mengetahui.
"Pasti akan ada penggeledahan namun kita masih menunggu karena kegiatan di back up densus 88. Yang pasti kita masih menunggu," tutup Tatan.
(mak/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mobil-ambulans-kedua-yang-tiba-di-mako-brimob-polda-sumut.jpg)