Berfantasi Pemerintahan, Negara Kesatuan Anak Twitter Medan Punya Kabinet dan Program Juga

NK-ATM adalah sebuah perkumpulan yang berkonsep pemerintahan fantasi yang dibentuk pada tanggal 6 April 2019 di J-City

Berfantasi Pemerintahan, Negara Kesatuan Anak Twitter Medan Punya Kabinet dan Program Juga
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Teman teman Komunitas Negara Kesatuan Anak Twitter Medan (NK-ATM). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dari beragam media sosial, Twitter yang lebih legendaris nyatanya masih digandrungi anak-anak di Medan. Bahkan sejumlah kawula muda di Medan membentuk sebuah komunitas bernama Negara Kesatuan Anak Twitter Medan (NK-ATM).

NK-ATM adalah sebuah perkumpulan yang berkonsep pemerintahan fantasi yang dibentuk pada tanggal 6 April 2019 di J-City, Kecamatan Medan Johor.

"Namun sebelum pertemuan di J-City pada tanggal 6 April 2019, Inisiator NK-ATM saat itu Dayat Piliang sudah mengumpulkan ratusan anggota melalui grup Whatsapp dan bahkan sebelum itu, pada tahun lalu, perkumpulan ini juga sudah digaungkan oleh beberapa nama Kisbet, Anza Harahap, Wak Jon, Edok, Perempuan Thicka, dan pengguna Twitter lain yang berdomisili Medan," ujar Irfan Ujung yang ditunjuk sebagai Presiden NK-ATM.

Tujuan dibentuknya negara dengan platform Twitter ini adalah menyatukan manusia-manusia yang satu frekuensi. selain untuk menambah pertemanan.

Irfan menuturkan saat ini ada 87 orang yang tergabung dengan NK-ATM. Seluruhnya memiliki peran dan tugas masing-masing sesuai struktur kabinet yang sudah dibentuk.

"Jadi kami gak pakai sistem ketua. Namun memakai presiden. Jabatan di bawahnya pakai menteri-menteri. Kalau yang minat di olahraga jadi menteri olahraga, begitu seterusnya," tutur Irfan.

Selain nongkrong bersama setiap minggunya, NK-ATM punya agenda Olahraga Bulutangkis bernama Ramen (Rakitan Anak Medan) setiap Hari Rabu. Bermain Futsal setiap Hari Minggu.

Nah, kedepan NK-ATM ingin hadir lebih nyata di masyarakat dengan menggelar bakti sosial agar berdampak pada masyarakat sekitar. 

"Sabtu (24/11/2019) kita mengadakan agenda ATM Melapak. Kita ingin mengumpulkan donasi untuk Rosi, salah seorang anak 5 tahun yang berjuang melawan kanker. Kita berharap partisipasi semua kalangan di Pendopo Lapangan Merdeka nanti," tutupnya. 

Mewakili NK-ATM Irfan menyampaikan harapannya agar media sosial yang dimiliki setiap pemuda dapat memberi manfaat para orang lain. Media sosial, imbuhnya, bukan untuk berkicau memecah belah.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved