Kusdianto Dilantik jadi Penjabat Sekda Siantar, Budi Utari Siregar Staf Satpol PP

Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah Noor Kusdianto melantik Kusdianto sebagai Penjabat Sekretaris Daerah.

Kusdianto Dilantik jadi Penjabat Sekda Siantar, Budi Utari Siregar Staf Satpol PP
Tribun Medan/Tommy
Wali Kota Siantar Hefrianyah foto bersama dengan Penjabat Sekda Kusdianto (jas hitam) di Ruang Data Siantar, Rabu (20/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah Noor Kusdianto melantik Kusdianto sebagai Penjabat Sekretaris Daerah di Ruang Data Balai Kota Pematangsiantar, Rabu (20/11/2019).

Kusdianto menjadi Penjabat Sekda setelah menjadi Pelaksanaharian Sekda selama kurang lebih 30 hari. Kusdianto saat ini juga masih menjabat sebagai kepala dinas pariwisata.

Walikota Hefriansyah usai pelantikan tampak ketus saat diwawancarai tentang status Sekda Nonaktif Budi Utari Siregar. Hefriansyah tak ingin tahu tentang posisi Budi Utari Siregar saat ini.

"Jangan tanya sama akulah. Mana ada sama aku statusnya," katanya dari dalam mobil dan pergi meninggalkan awak media.

Pada tempat yang sama, Pelaksanatugas Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pematangsiantar Zainal Siahaan mengatakan status Sekda Nonaktif Budi Siregar sudah ditempatkan sebagai staff Satpol PP.

"Dia (Budi Siregar) sebagai staf Satpol PP di sana," katanya.

Zainal mengatakan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 jabatan Penjabat sekitar 3 bulan dengan satu kali perpanjangan.

Penjabat Sekretaris Daerah Kusdianto yang baru saja dilantik mengaku belum ada komunikasi dengan Budi Siregar. Ia mengaku tidak ingin berbicara konflik yang lalu.

"Sebelumnya ada komunikasi. Saat ini kesibukan, mungkin ada waktunya. Kita gak usah bicara ke belakang,"katanya.

Kusdianto mengatakan akan fokus pada pengesahan APBD 2020 yang jatuh tempo pada 25 Desember 2019. Ia mengaku dengan jabatan Penjabat mendapatkan kewenangan untuk mengambil keputusan yang strategis. Dibanding saat masih status Pelaksanaharian.

"Dengan Plh itu enggak bisa mengambil kebijakan strategis. Berkoordinasi dengan kawan-kawan dululah. Kalau kemarin masih ragu-ragu dengan Plh sekarang ada kewenanganlah," katanya.

Kusdianto juga mengatakan tidak akan berkantor di ruangan yang biasa ditempatkan Budi Utari Siregar. Ia merasa lebih nyaman berkantor di ruangan lain.

Sebelumnya, polemik Walikota Hefrianyah dengan Sekda Nonaktif Budi Siregar memanas sejak April 2019. Polemik ini sudab melibatkan Inspektorat Sumut dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Terakhir, Hefriansyah melakukan pemeriksaan langsung dan memutuskan Budi Siregar melakukan penyalahgunaan jabatan.

Teranyar, Budi Siregar merasa kesal bahwa tidak bisa masuk ke dalam ruang kerja untuk mengemas barang. Ia sempat marah bahwa kuci pintu ruangannya sudah diganti. Budi Siregar masih dalam masa cuti diduga menjalani gugatan di tingkat lebih tinggi. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved