Bawa Laptop, Rumah Internet Pahamkan Teknologi dan Literasi ke Pelosok Desa

Berstatus sebagai terpelajar, mereka ingin anak anak di desa pelosok mendapat pemahaman yang sama di bidang teknologi.

Bawa Laptop, Rumah Internet Pahamkan Teknologi dan Literasi ke Pelosok Desa
TRIBUN MEDAN/HO
Kunjungan teman teman desa internet ke Desa Kurandak, Deliserdang untuk menanamkan pengetahuan teknologi dan literasi 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komunitas Rumah Internet yang diinisiasi empat mahasiswa dari tiga kampus di Kota Medan, USU, UNIMED dan UINSU ingin menunjukkan pengabdian mereka sebagai mahasiswa.

Berstatus sebagai terpelajar, mereka ingin anak anak di desa pelosok mendapat pemahaman yang sama di bidang teknologi.

Aflah Fajari, satu diantara keempat mahasiswa bercerita niatan mereka bermula pada Juni 2019. Saat itu mereka melihat beragam komunitas tumbuh di Kota Medan.

"Tapi satupun gak ada yang konsentrasi ke daerah-daerah pelosok. Apalagi umumnya agendanya sama. Makanya kita berpikir berbeda dan memilih mengabdikan diri ke Desa Kurandak, Deliserdang," ujar Aflah.

Desa Kurandak dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan menggunakan kapal warga sekitaran Belawan. Desa Kurandak dihuni sekitar 140 Kepala Keluarga.

Kondisi umum Desa Kurandak termasuk ketinggalan dibanding desa desa lainnya di kawasan Utara Kota Medan. Sebab pasokan listrik sendiri dikatakan Aflah, belum stabil untuk menunjang aktifitas warga.

"Di sana, listrik ada namun periodik. Ada jam jam tertentu saja yang pakai listrik. Ini juga menjadi perhatian kita kepada anak-anak di sana," kata Aflah.

Di Kurandak, Aflah dan kawan kawan membawa laptop dan memahamkan berbagai fitur fiturnya ke anak-anak. Mereka juga mengajak bagaimana berliterasi di media sosial yang berisi beragam informasi yang layak dipilah.

"Banyak anak-anak yang sudah tahu laptop. Tapi kalau ditanya bagaimana menggunakannya masih bingung. Ini yang kita coba ajarkan. Termasuk berinternet itu bagaimana, apa-apa saja yang boleh dan gak boleh di-share," kata Aflah.

Apa yang dilakukan Aflah dan kawan-kawan tergolong sederhana namun penuh makna untuk dilakukan. Sebab mereka mengabdikan diri dari apa yang dipunya.

Rumah Internet pun saat ini tengah mencari relawan relawan baru, sehingga dapat sering berkunjung ke desa desa terisolir di Sumatera Utara.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved