Hari Guru Nasional, 80 Guru Yaspen An-Nas dan Staf Sekolah Dapat Kado JSN-TK

Terdaftarnya 80 guru bukti penghargaan jasa guru dan kesadaran Yaspen An-Nas Kota Binjai untuk melindungi dan memenuhi hak-hak guru dan pekerja.

Penulis: Dedy Kurniawan |
TRIBUN MEDAN/HO
80 guru, staf tata usaha, petugas keamanan, dan tenaga kebersihan Yayasan Pendidikan (Yaspen) An-Nas Kota Binjai menerima kado berupa program jaminan sosial nasional ketenagakerjaan (JSN-TK), Senin (28/11/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional, 80 guru, staf tata usaha, petugas keamanan, dan tenaga kebersihan, di Yayasan Pendidikan (Yaspen) An-Nas Kota Binjai menerima kado.

BPJamsostek Binjai memberi program jaminan sosial nasional ketenagakerjaan (JSN-TK), Senin (28/11/2019)

Kakancab BPJamsostek Binjai, Tengku Muhammad Haris Sabri Sinar mengatakan terdaftarnya 80 guru bukti penghargaan jasa guru dan kesadaran Yaspen An-Nas Kota Binjai untuk melindungi dan memenuhi hak-hak guru dan pekerja. 

"Saya kira Yaspen An-Nas Kota Binjai termausk lembaga pendidikan yang cerdas dan peduli dengan kebutuhan para pekerjanya. Mareka tahu betul manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi guru, tenaga ahli dan tenaga profesionalnya," ujarnya.

Kepala Kantor Cabang (Kakancab) BPJamsostek Binjai, Tengku Muhammad Haris Sabri Sinar menyampaikan bukti kepesertaan ditandai dengan penyerahan sertifikat dan kartu peserta JSN-TK oleh kepada Pembina Yaspen An-Nas Kota Binjai, Juli Sawitma Nasution. Turut hadir juga disaksikan Ketua Yaspen An-Nas, Andi Sofyan.

Selain penyerahan sertifikat dan kartu peserta BPJamsostek, kegiatan turut dirangkai dengan penyuluhan terkait pentingnya keikutsertaan para Guru guru dan pekerja dalam program JSN-TK.

Kehadiran BPJamsostek untuk untuk melaksanakan program "Cerdas Bersama BPJamsostek" melalui kegiatan mengajar sehari dengan peserta para pekerja formal di lingkungan lembaga pendidikan terkait.

"Kegiatan mengajar sehari yang kita laksanakan pada hari ini, bentuknya itu employee volunteering (EV). Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan para guru dan seluruh pekerja di lingkungan Yaspen An-Nas mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan," terangnya.

Melalui kegiatan tersebut, Haris berharap para pekerja di sektor usaha formal, terutama guru, dapat mengetahui hak-hak mereka yang wajib dipenuhi pemilik perusahaan, lembaga usaha, atau yayasan tempat mereka bekerja.

"Dapat dikatakan, program jaminan sosial ketenagakerjaan ini dibuat Pemerintah sebagai upaya pengalihan tanggungjawab dalam melindungi dan memenuhi hak-hak tenaga kerja dari pihak pemberi kerja kepada kami BPJamsostek," jelasnya. 

Pembina Yaspen An-Nas Kota Binjai, Juli Sawitma Nasution, mengatakan kepesertaan JSN-TK merupakan upaya memotivasi para guru, staf tata usaha, petugas keamanan, dan tenaga kebersihan untuk lebih meningkatkan kinerja, serta rasa cinta dan kepedulian mereka terhadap yayasan dan peserta didik.

"Kita tentunya berharap upaya kita melindungi hak-hak para guru dan seluruh pekerja, dapat diikuti oleh yayasan pendidikan lainnya yang ada di Kota Binjai. Sehingga mereka dapat bekerja denhan lebih nyaman dan profesional," pungkasnya.

(dyk/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved