Polisi Gadungan Rampok Dua Gadis Remaja Pakai Revolver Mainan

Andi ditangkap setelah aksinya merampok dua gadis remaja dengan modus menyaru sebagai polisi.

Polisi Gadungan Rampok Dua Gadis Remaja Pakai Revolver Mainan
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Andi ditangkap setelah aksinya merampok dua gadis remaja dengan modus menyaru sebagai polisi. Dalam beraksi ia menggunakan senjata revolver mainan. 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Aksi menyaru polisi gadungan yang dilakukan Andi Putra Handoko (29) berujung ke sel tahanan Polsek Binjai Kota. Warga Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang telah mendekam di Polsek Binjai Kota, Selasa (26/11/2019).

Andi ditangkap setelah aksinya merampok dua gadis remaja dengan modus menyaru sebagai polisi. Tersangka mengancam korbannya menggunakan mancis yang berbentuk senjata revolver.

Ada pun korbannya, Cindy Arsita Br Bangun (18) warga Kecamatan Kutambaru Kabupaten Langkat dan Rima Afriza (15) warga Jalan Bahagia Desa Tandam Hilir Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara.

"Pelaku mendatangi jumpai kami bawa senjata itu, terus mau pinjam kereta dan hp. Alasannya untuk melacak GPS dan mengejarnya pakai kereta. Tapi gak balik lagi dia," ujar korban.

Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting mengatakan kedua korban melaporkan aksi pencurian yang dilakukan pelaku ke Mapolsek Binjai Kota sesuai LP No 53/XI/2019/SPKT A dan 54/XI/2019/SPKT A. Korban mengaku ketakutan lantaran pelaku membawa revolver palsu.

"Pelaku beraksi mengambil barang berharga korban dengan mengaku-ngaku sebagai anggota polisi. Korban diancam dengan mancis bentuk revolver," kata Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting.

Mendapat informasi tersebut, polisi berhasil menangkap pelaku di Jalan Umar Said Kelurahan Tangsi Kecamatan Binjai Kota pada Senin (25/11/2019). Andi tak bisa melakukan perlawanan ketika dicokok petugas.

Barang bukti yang diamankan polisi dari pelaku yakni, tiga telepon genggam merek Vivo, satu telepon genggam merek Samsung, satu telepon genggam merek Xiaomi, satu telepon genggam merek Samsung bukan android, satu senjata revolver mainan jenis mancis , dua dompet berisi KTP dan SIM serta serta sepeda motor milik pelaku.

"Hasil pemeriksaan korban dan barang bukti mengalami kerugian mencapai Rp 4 juta. Tersangka jug sudah dilakukan penahanan di Polsek Binjai Kota," pungkas Iptu Siswanto Ginting.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved