Sosialisasikan Dampak Buruk Pinjaman Online, UHN Medan Gelar Seminar

Pelaksanaan seminar ini merupakan salah satu cara untuk meminimalisasi munculnya korban-korban baru dari pinjaman online.

Sosialisasikan Dampak Buruk Pinjaman Online, UHN Medan Gelar Seminar
Dok. Humas Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan
Foto bersama Ketua Pelaksana dan ketua UKM Debat Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan, Pembina Seminar ‚ÄúStatus Hukum Terhadap Pinjaman Online dalam Perspektif Hukum Bisnis dan Hukum Pidana", narasumber dan Dekan Fakultas Hukum UHN Medan, Jumat (22/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com – Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Debat dari Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan, Martono Anggusti, menuturkan perlunya sosilisasi terhahadap masalah cybercrime, seperti pinajman online yang sudah menimbulkan banyak korban.

“Untuk itu perlu kerja sama semua stakeholder dalam memerangi masalah cybercrime,” kata Martono dalam seminar bertema “Status Hukum Terhadap Pinjaman Online Dalam Perspektif Hukum Bisnis dan Hukum Pidana” di Fakultas Hukum UHN Medan, Jumat (22/11/2019).

Maka dari itu, ia mengatakan pelaksanaan seminar ini merupakan salah satu cara untuk meminimalisasi munculnya korban-korban baru.

“Pelaksanaan seminar ini merupakan bukti mahasiswa membantu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan kepolisian dalam melakukan sosialiasi cybercrime, salah satunya pinjaman online,” ujar Martono.

Seminar yang dibuka Dekan Fakultas Hukum UHN Medan Jinner Sidauruk terdiri dari tiga sesi. Setiap sesi menghadirkan narasumber berbeda.

Contohnya pada sesi pertama hadir sebagai penyampai materi adalah Kanit 4 subdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Sumut, Kompol Victor Ziliwu.

Ia membahas materi mengenai dasar hukum, masalah yang sering terjadi pada pinjaman online dan upaya preventif serta represif ( penanggulangan) terhadap kejahatan pinjaman online.

Sementara itu, Kasubdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Catur Sungkowo membuka sesi pertama ini dengan memberikan sambutannya.  

Adapun pemateri sesi kedua berasal dari Bidang Informasi dan Dokumentasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Utara, Bani Napitupulu. Ia membawakan materi  mengenai peraturan - peraturan tentang pinjaman online.

Bani juga memaparkan masalah yang sering terjadi di pinjaman online serta dampak berkepanjangan terhadap pinjaman online. Ia pun menyampaikan upaya preventif dan represif terhadap kejahatan pinjaman online .

Halaman
123
Editor: Kilas KG Media
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved