Sri Mulyani Sindir Pejabat yang Selalu Minta Duit Asal Bertemu Dengannya

Perempuan yang kerap disapa Ani itu pun berseloroh meminta orang-orang yang datang kepadanya tak lagi membawa embel-embel tersebut.

Tribunnews/Jeprima
Menteri Keuangan Sri Mulyani berpidato saat menghadiri seminar Nota Keuangan APBN 2020 Mengawal Akuntabilitas Penerimaan Negara di Gedung Nusantara IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Sri Mulyani Sindir Pejabat yang Selalu Minta Duit Asal Bertemu Dengannya

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani berbicara blak-blakan saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu (27/11/2019).

Termasuk membongkar kebiasaan pejabat atau orang-orang yang kerap datang kepadanya sambil membawa embel-embel program penting untuk meminta anggaran.

Karena sudah terbiasa, perempuan yang kerap disapa Ani itu pun berseloroh meminta orang-orang yang datang kepadanya tak lagi membawa embel-embel tersebut.

"Ada orang kalau ketemu saya (minta) duit mulu. Jadi kalau ketemu saya jangan bilang 'Bu penting, Bu,'. Saya sudah biasa saja dengan kata penting," ujar Sri Mulyani.

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, pekerjaan pemerintah sudah terlalu banyak dan memakan waktu untuk mengerjakan semuanya sendiri.

Apalagi setiap orang kata dia, selalu mengatakan semuanya penting untuk dibenahi secepat mungkin.

"Ada yang minta jalan macet diselesaikan, ada yang ingin internet itu ada, ada yang ingin akses air bersih harusnya ada di semua pelosok, ada yg minta supaya pesawat tempur kita bagus. Jadi everybody say penting," ucap wanita yang kerap disapa Ani ini.

"Sosial penting, jurnal, kesehatan, pendidikan apalagi sekarang ada Mas Nadiem penting banget, Menteri PUPR penting, Menteri Pak Prabowo penting banget. Semuanya penting," imbuh Ani.

Tak hanya itu, Sri Mulyani juga membagikan cerita saat pihaknya mendapat keluhan dari salah satu lembaga riset dan perguruan tinggi.

"Setiap kali saya datang ke perguruan tinggi memberikan kuliah rektornya selalu bilang 'Bu, kami enggak ada endowment fund (dana abadi). Pokoknya saya kalau ke mana-mana ngomonginnya duit aja. Capek, kan?" kata Sri Mulyani.

Anggaran Kesehatan Pendidikan dan Sosial Rp 1.000 Triliun

Tak sampai situ, dia juga menceritakan pengalamannya saat menengok bayi baru lahir di salah satu rumah sakit.

Begitu mengetahui Menteri Keuangan datang ke rumah sakit, para direktur ikut menemui.

Tujuannya tak lain meminta fasilitas dan anggaran lebih banyak.

"Saya pergi ke rumah sakit nengokin ada ibu-ibu melahirkan. Begitu tahu ada Menteri Keuangan nengokin, semua direkturnya ikut datang. Begitu saya lihat bayinya, senang, kasih selamat, pas keluar "Bu, tagihan BPJS belum ada. Bu, alat rumah sakitnya tolong tambahin," cerita Ani.

Karena banyaknya pihak yang membicarakan anggaran, Ani akhirnya berseloroh lebih baik menteri keuangan diam di dalam rumah.

"Ya itu semua. Kayaknya menteri keuangan mending di dalam rumah aja deh, tenang," candanya.

Lebih lanjut soal anggaran, Pemerintah telah menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN) 2020 sejak bulan Maret 2019.

Dalam APBN, telah banyak anggaran untuk pendidikan, kesehatan, dan dana sosial.

Jumlahnya mencapai Rp 1.000 triliun.

Ani menjelaskan, pemerintah telah mengalokasi sekitar Rp 508 triliun untuk pendidikan yang sebagian besar mengalir ke daerah.

Angka itu dialokasikan untuk beragam beasiswa dan rehabilitasi.

Belum lagi untuk dana abadi dan dana riset.

Sementara untuk kesehatan, pemerintah telah mengalokasi Rp 132 triliun.

Begitu pun untuk belanja sosial sebesar Rp 372 triliun.

"Kalau pendidikan dan kesehatan saja dijumlahin sudah Rp 640 triliun. Ditambah belanja sosial Rp 372 triliun.

Sehingga kamu bisa imagine untuk belanja manusia itu Rp 1.000 triliun," pungkasnya.

Sri Mulyani pun menyoroti pihak swasta yang ia sebut tak mau membangun proyek dasar (basic) yang sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia. Alhasil, pemerintah lah yang turun tangan membangun.

"Sanitasi, air bersih, saluran air, itu basic tapi important. Dan itu swasta enggak ada yang mau ngebangun, yang bangun pemerintah," kata Sri Mulyani.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sri Mulyani: Kalau Ketemu Saya Minta Duit Melulu, Jangan...  "Gerah Ditanya Anggaran, Sri Mulyani Sebut Lebih Baik di Dalam Rumah"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved