Tekad Rebut Emas Sea Games, Bonatua Ingin Harumkan Nama Indonesia dan Samosir

Bona yakin, terpilihnya dia sebagai salah satu atlet pelatnas bukan sakadar keberuntungan atau hasil kerja keras semata.

Tekad Rebut Emas Sea Games, Bonatua Ingin Harumkan Nama Indonesia dan Samosir
HO
Kickboxer asal Samosir, Sumatera Utara, Bonatua Lumban Tungkup, atlet pelatnas SEA Games Filipina 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com - Keinginan kuat menggapai prestasi hingga tingkat internasional di cabang olahraga beladiri kick boxing telah melecut semangat Bonatua Lumban Tungkup untuk berlatih keras.

Harapan itu kini semakin terbuka lebar setelah dirinya menjadi salah satu atlet Sumut yang berhasil menembus pelatnas Indonesia untuk berlaga pada SEA Games ke-30 Filipina, 30 November-12 Desember 2019.

Bona yakin, terpilihnya dia sebagai salah satu atlet pelatnas bukan sakadar keberuntungan atau hasil kerja keras semata. Namun lebih dari itu dia yakin Tuhan memberinya kesempatan untuk bisa berprestasi.

Maka dari itu, Kickboxer muda kelahiran Nainggolan, Samosir 18 November 1999 ini tak mau menyia-nyiakan kesempatan emas yang di dapatnya. Di satu sisi, Bona mengaku senang bisa bergabung dengan timnas. Namun Bona tak mau sekadar senang, karena itu dia juga bertekad untuk bisa merebut medali emas demi mengharumkan nama Indonesia dan Sumatera Utara.

"Puji Tuhan. Persiapan sih sudah 100 persen sekarang. Sesuai dengan latihan selama empat bulan ini, menargetkan medali emas. Dari teknik-teknik yang diberikan pelatih, saya yakin bisa dapat hasil terbaik," ujarnya kepada Tribun Medan, Rabu (27/11/2019).

Bakal berlaga di cabor kickboxing kelas lowkick 60 kg, Bona paham betul bakal bersaing ketat dengan petarung dari sejumlah negara Asean. Sejauh ini , menurutnya ada tiga negara yang petarungnya perlu diwaspadai yaitu Thailand, Filipina, serta Vietnam. Namun meski harus berhadapan dengan lawan tangguh, Bona mengaku tetap optimistis bisa bersaing. Try out dan latihan yang sempat dijalaninya hingga ke Taiwan telah cukup memberinya tambahan pengalaman dan ilmu yang baru untuk bertarung pada gelaran akbar SEA Games 2019.

"Karena sudah mendekati pertandingan tinggal simulasi pengulangan teknik saja agar tidak cidera. Sampai saat ini gambaran lawan baru Filipina, sudah lihat juga profilnya. Mudah-mudahan bisa yang terbaik nanti buat Indonesia," terangnya.

Lebih lanjut kata Bona, jelang SEA Games mereka sudah dianjurkan untuk menjaga kesehatan. Tim pelatih juga semakin mengetatkan disiplin para atlet.

Hal ini menurutnya wajar, karena biasanya mendekati pertandingan, para atlet rentan alami cidera.

"Sesuai jam yang ditentukan sudah harus berkumpul dan jam 10 malam sudah harus tidur. Segala makanan juga harus konsultasi dulu sama pelatih. Saya juga lagi diet dari kemarin agar berat badan stabil, maka semua pantangan. Kemarin sempat 63, sekarang sudah 60kg. Jadi nambah program, habis latihan pagi, lari siang lagi," tuturnya.

Bona berharap di SEA Games Filipina nanti bisa berlaga sekuat tenaga untuk bisa mencapai target. Dia juga berharap denga berprestasi di bidang olahraga bisa menjanjikan masa depan yang baik baginya ke depan.

"Puji Tuhan tidak ada cidera berat sralma ini, paling cidera ringan saja. Jika sukses meraih medali akan saya persembahkan terutama buat membanggakan orangtua saya, serta masyarakat Indonesia dan tentunya Samosir," pungkas Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed ini.

Biofile:
Nama: Bonatua Lumban Tungkup
TTL: Nainggolan, 18 November 1999
Ayah: Hulman Lumban Tungkup
Ibu: Rindu Anni Lumban Gaol
Anak kedua dari tiga bersaudara
Pendidikan: Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED
Prestasi:
- Meraih medali emas Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kick Boxing Indonesia 2019

(cr11/tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved