Bikin Warga Ketakutan, Tubuh Maharani Terpental Usai Dibegal Hingga Tak Sadarkan Diri

Aksi jambret yang terjadi di Jalan Pimpinan Gg Juremi Kecamatan Medan Perjuangan, Minggu (24/11/2019) kemarin, menjadi perhatian bagi masyarakat

Bikin Warga Ketakutan, Tubuh Maharani Terpental Usai Dibegal Hingga Tak Sadarkan Diri
Tangkapan layar video CCTV
Seorang mahasiswi asal Aceh dijambret di Medan, Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -  Aksi jambret yang terjadi di Jalan Pimpinan  Gg Juremi Kecamatan Medan Perjuangan, Minggu (24/11/2019) kemarin, menjadi perhatian bagi masyarakat. Terkhusus kaum perempuan agar lebih berhati-hati berjalan sendiri dalam kondisi sepi.

Sebelum melakukan aksinya, biasa para pelaku jambret sudah memantau para korban dari kejauhan untuk memastikan apakah lokasi mereka beraksi aman dari jangkau masyarakat.

Akibat penjambretan, korban Maharani Batubara (22) mahasiswi asal Padang Sidempuan, yang mengambil jurusan bahasa dan seni di salah satu perguruan tinggi di Kota Medan, sempat terpelanting saat tasnya dirampas.

Korban yang diketahui sudah masuk semester 7 di kampus itu, alami luka dan sempat tidak sadarkan diri sejenak karena tubuhnya terhempas ke jalanan.

Sampai akhirnya dia mampu berjalan perlahan dalam kondisi sempoyongan untuk sampai di kos temannya.

Teranyar, salah seorang warga sekitar bernama Wulas (35) mengatakan dirinya mendapat kabar adanya aksi jambret di Gang Juremi tempat tinggalnya, berdasarkan dari rekaman CCTV yang beredar.

"Dalam video itu, saya lihat korban  jalan dari arah Jalan Pimpinan masuk ke Gang Juremi. Saat lagi jalan tas yang disandangnya langsung ditarik pelaku yang naik sepeda motor Satria FU," kata Wulas, Kamis (28/11/2019).

"Kalau di Gang Juremi baru ini kejadian. Biasanya aksi jambret ini  sering terjadi di Gang Setia Jalan Gurila," sambungnya.

Wulas yang sudah 11 tahun tinggal di Gang Juremi, mengaku sekarang takut untuk berjalan di dalam Gang Juremi yang lebih sering terlihat sepi. Pengendara mulai banyak lewat satu persatu saat menjelang sore.

"Agak takut jadinya sekarang kalau jalan sendiri, karena sudah mulai tidak aman," katanya.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved