Gara-gara Inovasi, Rumah Zakat Raih Penghargaan di Bidang Digital

Rumah Zakat kembali menerima penghargaan atas implementasi digital dalam kinerjanya.

Gara-gara Inovasi, Rumah Zakat Raih Penghargaan di Bidang Digital
DOK. Rumah Zakat
Rumah Zakat mendapat penghargaan TOP DIGITAL Implementation on Social Institution 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com - Setelah beberapa waktu lalu menerima Anugerah Syariah Republika, Rumah Zakat kembali menerima penghargaan dalam bidang implementasi digital yaitu TOP DIGITAL Implementation on Social Institution, Rabu (27/11/2019).

TOP DIGITAL Awards 2019 merupakan corporate rating atau award tahunan yang diselenggarakan Madani Solusi Internasional (MSI), penerbit Majalah It Works.

Tujuan kegiatan tersebut adalah memberikan apresiasi tertinggi kepada perusahaan (BUMN, BUMD, swasta) dan instansi pemerintahan (pusat, provinsi, kota, kabupaten), dalam hal implementasi dan pemanfaatan TI TELCO atau solusi teknologi digital.

Implementasi itu dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja, layanan, daya saing bisnis, dan pelayanan kepada masyarakat.

Rumah Zakat sebagai world digital philantropy mendapat tiga penilaian dalam penghargaan TOP DIGITAL Implementation on Social Institution 2019.

Penilaian pertama dari tata kelola TIK (kebijakan, organisasi, penerapan sistem dan prosedur).

Kedua, implementasi teknologi digital yang berhasil diterapkan dan penggunaannya terpadu di hampir semua divisi atau unit kerja, sehingga berdampak signifikan terhadap kinerja, daya saing, dan layanan pelanggan/masyarakat.

Ketiga, infrastruktur pendukung teknologi digitalnya tersedia sesuai dengan kebutuhan saat ini.

CEO Rumah Zakat Nur Efendi mengatakan, penghargaan tersebut memberikan motivasi kepada Rumah Zakat untuk terus berinovasi.

"Alhamdulillah penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus melakukan inovasi digital yang memberikan kemudahan pelayanan muzaki bagi amil Rumah Zakat, penerima manfaat, dan semua pihak yang saling berkaitan di Rumah Zakat," kata Efendi, saat penyerahan penghargaan TOP DIGITAL Awards 2019, di Golden Ballroom The Sultan Hotel Jakarta.

Efendi menambahkan, selain menerapkan sistem TIK dalam lingkup kerja, Rumah Zakat juga menciptakan inovasi digital new business model.

Inovasi tersebut berupa web donasi, virtual reality program, platform penggalangan dana sharinghappiness.org, platform berinfak Infak ID, dan platform lelang barang milik publik figur untuk tujuan sosial lelangbintang.com.

"Terima kasih kepada seluruh amil, donatur, mitra, dan pihak yang terus mendukung kami, mohon doa agar kami semakin berkembang dan memberikan kontribusi,” kata Efendi.

Dalam acara Awarding TOP DIGITAL Awards 2019, turut hadir Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo.

CEO Rumah Zakat, TOP Leader on Digital Business Implementation 2019

CEO Rumah Zakat Nur Efendi sendiri menerima penghargaan TOP Leader on Digital Business Implementation 2019.

Hal tersebut membuktikan bahwa keberhasilan suatu perusahaan atau lembaga tak lepas dari peran pemimpin atau leader-nya.

Menurut Efendi, saat ini Indonesia berada di era digital. Oleh karena itu, Rumah Zakat sebagai lembaga filantropi harus terus mengikuti perkembangan zaman.

Efendi menambahkan, sebagai pemimpin ia harus terus mendorong perbaikan terutama dalam bidang digital, agar selaras dengan zaman.

"Penghargaan ini semoga bisa menjadi semangat baru bagi Rumah Zakat dan filantropi di Indonesia untuk terus melakukan inovasi dan menjadikan teknologi sebagai daya ungkit pengelolaan, pendayagunaan dan pertumbuhan ziswaf Indonesia," kata Efendi, saat menerima penghargaan TOP DIGITAL Awards 2019.

(Penulis: Inadha Rahma Nidya / Editor: Mikhael)

Penulis: penulis.kilaskgmedia
Editor: Kilas KG Media
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved