Produksi Film Sang Prawira Libatkan Polisi, Menteri dan Pejabat Daerah

Film Sang Prawira yang dibintangi polisi, menteri dan pejabat daerah akan rilis, besok Kamis, 28 November 2019

Produksi Film Sang Prawira Libatkan Polisi, Menteri dan Pejabat Daerah
TRIBUN MEDAN/NATALIN
Salah seorang pemain film Sang Prawira, Briptu Desrine Putri Niken Fania berkesempatan berperan sebagai Rumondang (Adik Horas) saat Gala Premiere Sang Prawira di Centre Point Medan, Rabu (27/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Film Sang Prawira yang dibintangi polisi, menteri dan pejabat daerah akan rilis, besok Kamis, 28 November 2019.

Film Sang Prawira ini menceritakan perjalanan Horas menggapai mimpinya.

Salah seorang pemain film Sang Prawira, Briptu Desrine Putri Niken Fania berkesempatan berperan sebagai Rumondang (Adik Horas).

"Saya berperan sebagai adik kandung Horas. Ceritanya itu tentang seorang pemuda desa yang berniat menjadi polisi namun ditentang oleh ayahnya. Tapi dengan dorongan ibunya dan semangat dirinya sendiri bisa menjadi anggota polisi," ucap  Niken saat Gala Premiere Sang Prawira di Centre Point Medan, Rabu (27/11/2019).

Diakui Niken, film Sang Prawira ini akan serentak tayang pada 28 November 2019 di seluruh bioskop Indonesia. Dalam film ini mengandung pesan moral mengenai pembelajaran tentang keluarga, percintaan dan kedinasan.

"Dimana ada keluarga yang susah namun bisa mengangkat martabatnya melalui lamaran menjadi anggota Polri. Pesan moral film ini juga tentang dimana ada kemauan disitu ada jalan. Baik menjadi orang penting tapi lebih penting menjadi orang baik," ungkapnya.

Ia mengatakan lokasi syuting film ini mengangkat pariwisata di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Karo, Humbahas, Toba Samosir. Tak hanya itu saja, Kota Medan dan Semarang pun juga menjadi lokasi syuting film ini.

"Syuting film itu dari Bulan Mei, tantangan saya berperan sebagai Rumondang itu adalah sebagai anggota Polri, saya dituntut menjadi artis yang benar benar profesional. Dalam pelaksanaan peran, saya dituntut menangis dan itu harus dilalui," ujarnya.

Hal menarik lainnya, Sang Prawira ini juga menampilkan akting sejumlah pejabat. Mereka adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo, Menko Maritim Luhut Panjaitan, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

"Film Sang Perwira ini ada juga Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Sumut, Wakapolda Sumut, Pangdam Kodam I Bukit Barisan dan para Menteri," kata
Niken.

Dalam Gala Premiere di Kota Medan ini, beberapa pemain film Sang Prawira juga turut nonton bareng bersama masyarakat.

"Kita menggadakan dua kali Gala Premiere di Epicentrum Jakarta Selatan dan juga di Centre Point Medan ini, antusias masyarakat untuk film ini bagus, sangat luar biasa, sampai kita kehabisan tiket sampai dua hari di Gala Premiere ini. Kami harap juga, dengan tayangnya film ini pada 28 November nanti antusias penonton kian bertambah," ucapnya.

Ketika ditanya Tribun Medan, tentang akhir film ini bahagia atau tidak, "Ceritanya happy ending? ceritanya sebenarnya, silahkan teman-teman nonton Sang  Prawira," ujar Niken sambil tersenyum kecil.

(nat/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved