Sejiwa Café, Tempat Nongkrong Hits Anak Muda Medan

Banyak kafe-kafe cantik dengan konsep instagramable yang bisa dijadikan tempat berfoto di Medan, seperti Sejiwa Café.

MEDAN.TRIBUNNEWS.COM – Generasi milenial doyan banget nongkrong. Tidak heran banyak kafe-kafe cantik dengan konsep instagramable yang bisa dijadikan tempat berfoto.

Seperti Sejiwa Café yang berlokasi di Jalan Tuamang, Sidorejo Hilir, Medan.

Dengan konsep doodle yang disukai anak muda, Sejiwa Café juga memiliki menu makanan yang up-to-date (terkini). Diantaranya nasi goreng hotplate, ayam lada hitam, burger hotplate, dimsum, roti sandwich, cemilan, sosis pedas manis, ayam geprek, ikan bakar, cemilan buah, pancake durian dan sebagainya.

"Semua komplet, yang paling best seller itu ayam geprek. Pengolahan ayam geprek itu ayam segar yang digoreng dengan crispy. Konsumen pesan baru kita masak ayamnya," ungkap Owner Sejiwa Cafe, Febriyanti.

Selain menu ayam geprek, kata Febriyanti, ada juga menu ayam lada hitam yang jadi menu idola konsumen. Untuk proses pembuatan adalah ayam segar yang ditumis dengan bombay, paprika, sedikit campuran bawang putih, bawang merah, lada hitam dan disajikan di atas hotplate.

"Ayam Lada Hitam itu kita sajikan di  hotplate, dan sudah digabung dengan nasi juga. Harganya cukup terjangkau hanya Rp 20 ribu,"ucapnya.

Karena menargetkan anak muda, harga menu makanan sengaja dibanderol dengan murah. Kamu bahkan bisa menemukan makanan dan minuman mulai dari Rp10 ribu. Biasanya kalangan mahasiswa dan pelajar yang suka kemari.

Sejiwa Cafe ini buka setiap hari, Senin hingga Minggu pukul 10 WIB- 23.00 WIB. Bisa menampung hingga 200 orang, kafe ini menyediakan berbagai fasilitas lengkap seperti free WiFi, air conditioner, dan live music setiap hari Rabu, Jumat, Sabtu, dan Minggu.

"Dalam satu minggu itu live music ada empat kali, start-nya mulai dari jam 8 malam sampai jam 11 malam. Pengunjung yang mau menyumbangkan suaranya pun bisa, gratis," katanya.

Meski target pasar adalah anak muda, diakui Febriyanti, Sejiwa Cafe bisa juga dijadikan tempat meeting, arisan, reuni, ulang tahun dan sebagainya.  Ia menambahkan untuk memasak makanan, saat ini pihaknya sudah menggunakan Pertamina Bright Gas, sebelumya ia masih memakai gas 3 kg.

"Saya pilih ganti ke Bright Gas sebab lebih efisien, efektif, hemat dan lebih besar dari ukuran yang lama. Stok gas yang biasanya enam tabung sehari, jadi enggak perlu enam tabung lagi, karena Bright Gas lebih gede, jadi berkurang tabungnya," kata Febriyanti.

Ia mengatakan agar tetap eksis dan bertahan dalam bisnis kuliner, pelaku usaha harus mengikuti perkembangan, update menu, update tempat, utamakan pelayanan dan rasa makanan yang enak.

Diakuinya dengan memanfaatkan sosial media sebagai pemasaran mampu meningkatkan daya tarik konsumen.

"Sosial media itu untuk promosi lebih cepat zaman sekarang," ujar Febriyanti.

Ia berharap kedepannya, Sejiwa Cafe semakin berkembang dan tetap unggul. "Ayo datang ke Sejiwa Kafe, tempat hits anak muda zaman now," ucapnya.

Editor: Dana Delani

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Kilas KG Media
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved