VIRAL Video Tangisan Wanita Diduga Korban Perkosaan dan Perampokan di Lokasi Wisata Mangrove

Media sosial diramaikan beredarnya video seorang wanita menangis yang mengaku korban pemerkosaan dan perampokan di lokasi wisata Mangrove Wonorejo.

VIRAL Video Tangisan Wanita Diduga Korban Perkosaan dan Perampokan di Lokasi Wisata Mangrove
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi 

VIRAL Video Tangisan Wanita Diduga Korban Perkosaan dan Perampokan di Lokasi Wisata Mangrove

TRIBUN-MEDAN.com - Media sosial diramaikan beredarnya video seorang wanita menangis yang mengaku korban pemerkosaan dan perampokan di lokasi wisata Mangrove Wonorejo, Surabaya, Jawa Timur.

Video viral itu diunggah di akun Facebook Aris Josapat, Rabu (27/11/2019) pukul 23.35.

Saat ini, wanita tersebut sudah melapor ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Dalam video berdurasi 1 menit 28 detik itu menunjukkan wanita yang menangis itu mengenakan kemeja kotak-kotak kuning-putih dan celana hitam.

Wanita yang tak diketahui identitasnya itu tak menghiraukan warga yang bertanya kepadanya.

Isu Nella Kharisma Selingkuh dengan Eks Bupati Kediri Kini Bergulir di Polda, Istri Sutrisno Cemburu

Bikin Warga Ketakutan, Tubuh Maharani Terpental Usai Dibegal Hingga Tak Sadarkan Diri

Demi iPhone 11 Baru dan Uang Rp 1 Juta, Tante Tega Jual Keponakan Perempuan ke Teman Online

Dalam video tersebut juga terdengar percakapan dengan logat bahasa Suroboyo antara warga dengan pemilik warung tempat si perempuan itu duduk.

"Opo ae sing ilang mbak?," tanya pria.

"Tas, hape sepatu yo di gowo sisan, iku mbake ya gak sandalan. (Apa saja yang hilang mbak? Tas, handphone dan sepatu juga dibawa, sampai mbaknya tidak pakai sandal)," jawab wanita yang berada di sana.

Perempuan diduga korban itu sama sekali tidak menjawab dan terus menangis. Sementara warga lainnya, terlihat mencoba menenangkannya.

Halaman
12
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved