Nikmatnya Seruput Kopi Organik di Jontor Coffee

Pengelola Jontor Coffee, Wendi mengatakan menu makanan dan minuman yang tersedia di sini sangatlah beragam, khususnya menu minuman kopi.

MEDAN.TRIBUNNEWS.COM - Tidak kalah dengan Bandung, Medan memiliki santapan kuliner yang enak dan murah. Mulai dari resto, café, dan kedai, masing-masingnya memiliki daya pikat tersendiri bagi para konsumsen.

Bagi kamu yang sedang keliling Kota Medan, tidak ada salahnya berkunjung ke Jalan Selamat Ketaren. Di sini terdapat Jontor Coffee yang menyediakan kuliner lezat dengan bumbu racikan spesial.

Pengelola Jontor Coffee, Wendi mengatakan menu makanan dan minuman yang tersedia di sini sangatlah beragam, khususnya menu minuman kopi. Uniknya, Jontor Coffee menyediakan beraneka jenis kopi organik.

"Kita menggunakan kopi bahan organik, ada kopi arabika, kopi  robusta juga ada tapi yang diunggulkan arabika yang organik, bahan baku kopi diambil dari distributor," ucap Wendi.

Kopi organik ini kemudian diolah menjadi beragam menu minuman diantaranya double espresso, kopi hitam, cappuccino dan sebagainya.

Lalu,  bagaimana dengan urusan harga? Jontor Coffee menyediakan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp10 ribu-Rp 25ribu. Cocok untuk kantong mahasiswa dan pelajar.

“Target pasar kita memang untuk mahasiswa karena memang tempat kita ini berdekatan dengan beberapa kampus," ujar Wendi.

Dalam sekali kunjungan Jontor Coffee dapat menampung lebih kurang 60 orang. Tempat ini menyediakan ruangan indoor dan outdoor, musala, WiFi gratis, parkir, kipas angin dan live music pada malam harinya.

"Jontor Coffee ini sudah buka selama dua tahun. Kita menyakini dengan nama Jontor Coffee ini mempunyai arti kedai kopi yang  tempatnya merakyat dan lebih ke-pedesaan," tambahnya.

Kafe buka setiap hari pada pukul 14.30-00.00 dini hari. Wendi mengaku, meski tengah malam kafe ini seharusnya sudah tutup, Jontor Coffee tetap membiarkan konsumen nongkrong.

"Kelebihan tempat ini adalah kita men musala gutamakan pelayanan, sampai jam tiga pun kita pernah buka, kita hargai mereka," ungkapnya.

Ia mengatakan untuk memasak makanan, saat ini pihaknya sudah menggunakan Pertamina Bright Gas, dan sebelumnya masih memakai gas 3 kg.

"Kita pilih ganti ke Bright Gas karena itu juga salah satu program dari pemerintah, warga yang baik tentu harus mendorong program pemerintah. Harapan saya kedepannya, mudah mudahan konsumen terus berdatangan ke Jontor Coffee," ucapnya.

Editor: Dana Delani

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Kilas KG Media
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved