Boyong 18 Medali, Atlet Santri Sumut Finis 5 Besar Pospenas 2019

Pelatih tim silat Sumut, Bambang mengaku cukup puas. Meski seharusnya Sumut bisa meraih lebih banyak emas

Boyong 18 Medali, Atlet Santri Sumut Finis 5 Besar Pospenas 2019
Tribun Medan/Chandra Simarmata
Para atlet Sumut yang berlaga di Pospenas 2019 berfoto bersama Kadispora Sumut Baharuddin Siagian. Di arena Pospenas Jabar 2019 yang digelar 25-30 November, Sumut finis di urutan kelima dengan torehan 4 emas, 10 perak dan 4 perunggu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kontingen santri Provinsi Sumatera Utara akhirnya bisa tersenyum lega. Mereka berhasil membawa Sumut finis di posisi lima besar ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) VIII 2019 Jawa Barat yang tuntas digelar, Sabtu (30/11/2019).

Para patriot olahraga Sumut total berhasil membawa pulang 18 medali dengan rincian 4 emas, 10 perak, dan 4 perunggu dari arena Pospenas 2019. Dengan hasil itu, Sumut masih menjadi yang terbaik jika dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain se Sumatera.

Sumut bahkan masih berada di atas provinsi D.I Yogyakarta yang berada diurutkan keenam serta DKI Jakarta yang menduduki peringkat ke-11 klasemen akhir kompetisi olahraga kaum santri yang digelar tiga tahunan tersebut.

Empat medali emas bagi Sumut, dua diantaranya dihasilkan dari cabang olahraga (cabor) pencak silat pada pertandingan hari Jumat. Dari cabor pencak silat, Sumut yang meloloskan 8 atletnya ke partai final mampu mendulang 2 medali emas, 6 perak dan satu perunggu.

Atas hasil itu, pelatih tim silat Sumut, Bambang mengaku cukup puas. Meski seharusnya Sumut bisa meraih lebih banyak emas. Ke depan dia berharap pres asi silat dapat semakin meningkat.

"Seharusnya bisa tiga emas. Namun Mirza kecolongan, padahal dia sempat unggul," kata Bambang.

Adapun medali emas Cabor silat disumbangkan Dhea Puspita yang pada Popnas Jakarta kemarin meraih perak, justru berhasil menebus kegagalannya dan merebut emas di arena Pospenas dari kelas G putri.

Dia berhasil mengalahkan Suki Maharani dari Jabar di final. Sementara itu, pesilat Sherly Marlina juga merebut emas dari cabor pencak silat usai mengalahkan Selpi Andini dari Riau di final kelas D putri.

Sedangkan, enam pesilat Sumut lainnya yang mendapat perak adalah M Mirza, Fahri Alfriawanda, A Kasiski, Nurhalizah Matondang, Widia Charles dan Komita Bangsu. Satu medali perunggu atas nama Lailatul Rahmi.

Selain dari Cabor silat, Dua medali emas lainnya diperoleh dari cabang seni. Koharuddin Nasution yang bertanding di kategori seni lukis Islami berhasil unggul dari para pesaingnya untuk merebut juara. Sedangkan Sartika Alpianti Manurung yang beruntung di kategori seni kaligrafi juga sukses meraih juara. Sementara itu untuk cabang Futsal Sumut juga berhasil meraih medali perunggu, di pertandingan hari terakhir Jumat kemarin, setelah menaklukkan NTT 4-1.

Halaman
12
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved