Cekcok karena Tak Diberi Uang oleh Ibunya, Firman Tikam Pamannya Hingga Tewas

Pelaku yang merupakan keponakan Ahmad bernama Firman (38) yang merupakan anak dari kakak Ahmad bernama Erlina.

TRIBUN-MEDAN.com - Ahmad Darabi (46) warga Jalan Sekip Gang Saga, ditemukan tewas bersimbah darah di rumah pusaka orang tuanya di Gang Tinik, Kelurahan Sei Kerah Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (29/11/2019) malam.

Sebelum tewas, Ahmad cekcok dengan anak kakaknya yang tinggal di rumah pusaka tersebut.

Pelaku yang merupakan keponakan Ahmad bernama Firman (38) yang merupakan anak dari kakak Ahmad bernama Erlina.

Kepala Lingkungan (kepling) Jhon mengaku mendapat kabar dari warga sekitar bahwa salah satu warganya tengah berkelahi.

"Ada salah satu warga ribut. Saya tanya siapa? Ahmad Darobi dengan Firman. Saya dapat kabar katanya ada yang dibawa ke klinik, ke klinik lah saya. Sampai saya di klinik, dokter menolak, menyatakan bahwa Ahmad sudah tiada. Jadi, keluarga korban enggak terima, alhasil dibawa lah ke RSUD Pringadi. Di sana di cek, katanya sudah meninggal di tempat," ucap Jhon, Sabtu (30/11/2019).

Lanjut Jhon sambil menjelaskan kronologi kejadian ke wartawan Tribun Medan, sebelum cek cok itu terjadi, pelaku sempat meminta uang kepada mamaknya. Informasi yang dihimpun, pelaku meminta uang untuk membeli rokok dan olesan anti nyamuk.

"Mamaknya bilang, enggak ada duit. Habisi tu marah-marah dia dan merepet. D raba-raba mamaknya lah kantong pakaiannya, adalah uang Rp1500. Ini duit aku ada kata mamak pelaku. Di maki-makinya juga mamaknya. Habis itu, mamak pelaku menelpon adiknya (Ahmad Darobi) untuk datang ke rumah menasehati pelaku yang merupakan keponakannya," ucap Jhon.

"Pada saat itu katanya Ahmad sedang berkaroke dengan keluarganya di rumah. Mendapat telpon dari kakaknya (Erlina) Ahmad pun langsung datang ke rumah melalui di Gang Pasundan. Langsung si Ahmad ini ke dalam rumah menjumpai si Firman. Istri Ahmad di luar sama mamak pelaku. Maksudnya, biar orang itu dua aja menyelesaikan. Enggak lama kemudian ada tetangga dengar, ku habisi kau gitu katanya, mati kau, mati kau katanya. Cuma, pintu yang masuk dari Gang Tinik di tutup. Si Ahmad ini masuk dari pintu belakang yang berada di Gang Pasundan," sambungnya.

Kemudian, lanjut Kepala Lingkungan IV ini, kemudian pelaku keluar dari pintu belakang yang mengarah ke Gang Pasundan.

"Dia ngomong sama emaknya, udah mati adik kau itu katanya. Udah ku tikam adik kau, menurut dengar tetangga itu. Medengar perkataan pelaku, mamak pelaku (Erlina) masuk ke dalam rumah dan melihat kondisi korban Ahmad sudah tergeletak di lantai. Waktu saya lihat ada tusukan gitu di bagian dada sebelah kanan. Ada nampak macam lobang dari bajunya. Firman langsung pergi. Dia pake celana pendek, dan baju kaos dalam," ujar Jhon.

Saat ini pihak kepolisian tengah berupaya menangkap pelaku. (cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved