Grab Angkat Suara Soal Pembatasan Otoped GrabWheels yang Dibuat Dishub DKI Jakarta

Dinas Perhubungan DKI Jakarta melarang skuter listrik atau otoped dioperasikan di jalan raya. Alat mobilitas ramah lingkungan

Grab Angkat Suara Soal Pembatasan Otoped GrabWheels yang Dibuat Dishub DKI Jakarta
Dokumentasi Instagram The Breeze BSD City
Pada 9 Mei 2019 lalu di The Breeze BSD City, Sinarmas Land bersama dengan Grab meluncurkan GrabWheels sebagai solusi mobilitas inovatif ramah lingkungan di BSD City. Layanan ini berbentuk skuter listrik yang bisa digunakan di beberapa lokasi di BSD City dan dapat dinikmati secara gratis selama masa uji coba. 

TRIBUN-MEDAN.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta melarang skuter listrik atau otoped dioperasikan di jalan raya.

Alat mobilitas ramah lingkungan itu hanya boleh digunakan di tempat tertentu karena dianggap membahayakan.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengaku tidak keberatan. Asalkan, skuter listrik ( GrabWheels) masih boleh digunakan guna mendukung perbaikan udara DKI Jakarta dan menyambut era kendaraan listrik.

"Buat kita, e-scooters itu kategorinya alat mobilitas pribadi, sama seperti sepeda atau skateboard. Terkait aturan tambahan untuk moda transportasi ini, kita welcome. Misal, hanya boleh digunakan di jalur sepeda, kita sambut dengan baik," kata dia di sela-sela pameran IIMS Motobike Expo 2019, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

 Sejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).
Sejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).(KOMPAS.com/HILEL HODAWYA)

"Kami pun terus berkoordinasi dengan Dishub dan Kepolisian terkait hal ini dan sampai sekarang positif," ujar Ridzki.

Lebih jauh tentang regulasi yang akan diterapkan untuk skuter listrik, ia belum ingin membahasnya.

"Paling penting, Grab sudah memberikan fitur keamanan yang sesuai dengan peruntukan di Indonesia seperti batas kecepatan 15 kilometer per jam. Kalau scooter pribadi bisa 30 kilometer per jam," katanya.

Selain itu, GrabWheels pun sudah dilengkapi dengan reflektor dan lampu default. Selain itu ada helm yang ada di tempat-tempat penyewaan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Otoped GrabWheels Dibatasi, Ini Reaksi Grab Indonesia"

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved