Dinilai Pemborosan, Dewan Kritisi Agenda Bimtek Kades se-Deliserdang ke Bandung
Agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti oleh para Kepala Desa se-Deliserdang ke Bandung, Provinsi Jawa Barat mendapat sorotan
Penulis: Indra Gunawan |
TRIBUN-MEDAN.com - Agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti oleh para Kepala Desa se Deliserdang ke Bandung, Provinsi Jawa Barat mendapat sorotan dari DPRD Deliserdang.
Dinilai kalau agenda itu bagian dari pemborosan. Hal ini lantaran jumlah Desa di Kabupaten Deliserdang ada mencapai 380.
" Ya kan besar juga itu biayanya karena ada 380 Desa di Deliserdang ini. Bilang sajalah Rp 3 juta perorang habisnya untuk akomodasi, kali jumlah orang yang berangkat sudah berapa? Mana yang lebih bagus kalau narasumbernya yang datang ke sini atau para Kades yang datang ke sana?," ujar calon Wakil Ketua DPRD Deliserdang, Amit Damanik Senin, (2/12/2019).
Politisi PDI Perjuangan itu juga ada mendapat informasi bahwa sebelum para Kades berangkat Bimtek terlebih dahulu kegiatan yang sama dilakukan oleh para Sekretaris Desa (Sekdes).
Karena perjalanan Bimtek sudah berlangsung besar harapan Amit agar kedepan para Kades maupun perangkat Desa dapat lebih melayani rakyatnya.
Disebut banyak warga yang selama ini masih mengeluh dengan bagaimana pelayanan dari Pemerintah Desa.
" Yang jelas lebih baguslah satu yang datang ke sini dari pada 300 orang yang datang ke sana. Tidak tepat guna sasaran. Kan seharusnya bisa lebih efisiensi. Ya kan memang banyak desa yang kayaknya enggak melayani sekarang ini. Kan ada desa kalau tidak berbau uang enggak mau melayani. Jangankan berinovasi, berbuat dengan semestinya saja belum,"kata Amit.
Persoalan bagaimana melayani, lanjut Amit dianggap bagian dari karakter seseorang. Disebut meski berulang kali mengikuti Bimtek jika memang tidak mempunyai karakter melayani tentu akan tetap sama saja.
Perjalanan Bimtek para Kades dan Sekdes se-Deliserdang hingga kini masih terus menjadi pembicaraan warga.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sebelumnya memberi penjelasan bahwa bimtek terhadap Kades dan Sekdes dilaksanakan oleh pihak Kementerian Dalam Negeri.
Tujuan dari dilaksanakannya Bimtek itu agar Kades dapat mengetahui apa sebenarnya kewenangan dari Desa. Hal itupun dibenarkan oleh Kadis PMD Deliserdang, Citra Efendy Capah.
(dra/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/para-kepala-desa-deliserdang-ketika-mengikuti-pelantikan-beberapa-waktu-lalu.jpg)