Jaring Atlet Binaan 2020, KONI Medan Gelar Tes Fisik dan Cek Kesehatan

Tes fisik dan kesehatan yang digelar bulan ini merupakan seleksi untuk merekrut atlet binaan KONI Medan tahun 2020

Jaring Atlet Binaan 2020, KONI Medan Gelar Tes Fisik dan Cek Kesehatan
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Sejumlah atlet saat mengikuti tes fisik dan kesehatan yang tuntas digelar KONI kota Medan di stadion teladan Medan , Minggu (1/12/2019) sore. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - KONI kota Medan menggelar tes fisik dan kesehatan terhadap ratusan calon atlet binaan yang berlangsung selama dua hari di stadion Teladan yang tuntas digelar hari Minggu petang (1/12/2019).

Ketua KONI Medan, Eddy H Sibarani mengatakan, tes fisik dan kesehatan yang digelar bulan ini merupakan seleksi untuk merekrut atlet binaan KONI Medan tahun 2020. Total, kata Eddy ada sebanyak 396 atlet dari 39 cabang olahraga yang mengikuti tes tersebut.

"Untuk tahun 2019 ini yang kedua kalinya, tapi yang ini untuk seleksi atlet binaan tahun yang akan datang. Sedangkan yang bulan April kemarin untuk melihat perkembangan atlet binaan KONI Medan selama kita bina di tahun 2019," ujarnya kepada Tribun Medan.

Eddy juga menjelaskan, setelah melakukan seleksi calon atlet binaan akhir tahun ini, maka diprogramkan KONI Medan akan memiliki dua lapis atlet pada tahun 2020. Lapisan pertama merupakan mereka yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasiolan (PON) dan dinamakan atlet prioritas. Sedangkan mereka yang mengikuti seleksi tes fisik kali ini, akan menjadi atlet lapisan kedua.

"Di 2020 nanti atlet binaan KONI Medan ada dua lapis. Lapisan pertama yang ikut PON. Lapisan kedua yang ikut seleksi ini merupakan atlet terbaik dari hasil Porkot Medan 2019 dan kita namakan unggulan," terangnya.

Dikatakan Eddy, selain sebagai ajang seleksi, tujuan tes fisik dan kesehatan ini juga untuk melihat tingkat kebugaran atlet. Meski secara umum, Eddy melihat fisik atlet masih dalam kondisi baik, namun lewat tes ini diharapkan dapat memantau kekurangan atlet agar dapat dibenahi oleh para pelatihnya. 

"Olahragawan ini oke, tapi akan lebih banyak kami melihat apa kekurangan seorang atlet, supaya pelatihnya memperbaiki itu. Atlet yang ikut seleksi juga melalui seleksi di pengcab masing-masing. Artinya bisa dari pengcab ada atlet binaan lama dan atlet baru. Jadi atlet binaan KONI Medan berfluktuasi," jelasnya.

Eddy juga mengucapkan terima kasih kepada pengcab dan para pelatih yang telah mendukung dan ikut hadir mendampingi para atletnya mengikuti test. Dia berharap para atlet setelah resmi menjadi atlet binaan nantinya akan semakin giat berlatih dan berlomba mengejar prestasi. Apalagi para atlet tersebut juga diproyeksikan menjadi andalan kota Medan dan Sumut pada PON 2024 saat Sumut-Aceh jadi tuan rumah.

"Sejak hari ini kita sudah siapkan untuk PON 2024 karena untuk 2020 kan sudah ada. Para atlet binaan supaya mengikuti program yang diberikan, disiplin dan meningkat dalam prestasi. Kita juga memberi apresiasi kepada Ketua STOK Binaguna Medan dr Liliana Puspa Sari atas kerja sama yang telah terjalin selama ini dalam program tes fisik dan kesehatan para atlet," pungkasnya.

Terpisah, Ketua STOK Binaguna Medan dr Liliana Puspa Sari sebagai penyelenggara tes fisik atlet mengatakan ada lebih dari 10 item yang dilakukan pengujian terhadap calon atlet binaan KONI Medan. Lewat tes ini nantinya setiap yang masih kurang baik fisik maupun kesehatan maka akan bisa ditingkatkan lagi.

Halaman
12
Penulis: Chandra Simarmata
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved