KY Ternyata Sempat Pantau Hakim Jamaluddin saat Tangani SP2HP Kasus Miliarder Mujianto

Jadi kita belum menyimpulkan apakah prilaku hakim yang menangani kasus Mujianto itu negatif atau positif

KY Ternyata Sempat Pantau Hakim Jamaluddin saat Tangani SP2HP Kasus Miliarder Mujianto
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Penghubung KY Perwakilan Sumut melakukan audensi dengan Ketua PN Medan, Sutio Sumagi Akhirno di ruang kerjanya terkait kasus kematian Hakim Jamaluddin, Senin (2/12/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komisi Yudisial (KY) ternyata sempat memantau dan mengawasi Hakim Jamaluddin saat menangani kasus perdata perkara Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kasus Mujanto.

Hal ini disebutkan Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Sumut Muhrizal usai melakukan audensi dengan Ketua PN Medan, Sutio Sumagi Akhirno di ruang kerjanya, Senin (2/12/2019).

Seperti diketahui, Kasus Mujianto adalah dugaan penipuan dengan nomor STTLP/509/IV/2017 SPKT II dengan kerugian materil Rp 3 miliar yang sebelumnya telah rampung P21 dari Polda Sumut dan diterima Kejati Sumut pada 26 Juli 2018 dan sudah selesai (P22).

Namun di luar dugaan Kejati Sumut mengajukan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2).

Penghentian SKP2 tersebut, membuat korban Armen Lubis menggugat perdata Presiden, Jaksa Agung dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut ke PN Medan.

Selain itu Armen juga melakukan Prapid tertuju kepada Kejaksaan Agung dan Kejatisu ke PN Medan. 

Dimana hasilnya gugatan Armen Lubis (penggugat) melawan Presiden, Jaksa Agung dan Kajatisu ditolak Majelis Hakim yang diketuai Hakim Jamaluddin.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya bekerja sebagai pengawasan terhadap kasus tersebut telah usai dua pekan lalu.  

Dan hasil pengawasan KY tentang prilaku hakim Jamaluddin selama menangani kasus besar itu akan dikirim ke Komisioner KY.

"Jadi kita belum menyimpulkan apakah prilaku hakim yang menangani kasus Mujianto itu negatif atau positif," ungkap Muhrizal.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved