BERITA JOKOWI HARI INI - Jawaban Jokowi soal 5 Personel Dewan Pengawas KPK di Tengah Kritik Aktivis

BERITA JOKOWI HARI INI - Jawaban Jokowi soal 5 Personel Dewan Pengawas KPK di Tengah Kritik Aktivis

BERITA JOKOWI HARI INI - Jawaban Jokowi soal 5 Personel Dewan Pengawas KPK di Tengah Kritik Aktivis
Tribun Medan
BERITA JOKOWI HARI INI - Jawaban Jokowi soal 5 Personel Dewan Pengawas KPK di Tengah Kritik Aktivis 

BERITA JOKOWI HARI INI - Jawaban Jokowi soal 5 Personel Dewan Pengawas KPK di Tengah Kritik Aktivis

T R I B U N-MEDAN.com -BERITA JOKOWI HARI INI - Jawaban Jokowi soal 5 Personel Dewan Pengawas KPK di Tengah Kritik Aktivis.

//

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan jawabannya saat ditanyakan kriteria dan proses pemilihan Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

PERSIB HARI INI: Ancaman Gelandang Persib Siap Bungkam Persela Lamongan, Jelang Duel Liga 1

Viral Ibu Muda Lahirkan Bayi Cacat, Suami Malu, Wali Kota Risma Bersama Pemkot Surabaya Turun Tangan

Jokowi kemudian menyebutkan beberapa kriteria yang ia inginkan terhadap orang-orang yang nantinya akan mengisi jabatan Dewan Pengawas KPK yaitu bersih dari tindakan kriminal dan berpengalaman.

Dikutip T r i b u n Wow.com dari video unggahan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (2/12/2019), Jokowi mengatakan proses pemilihan 5 personel Dewas masih dalam tahap penyaringan, belum final.

 Sejumlah Pegawai KPK Mengundurkan Diri karena akan Dijadikan ASN, Saut Situmorang: Bukan soal Gaji

 Laode M Syarif Buka Suara Alasan 3 Pimpinan KPK Ajukan Judicial Review UU KPK: Daripada 1.000 Orang

"Ini masih dalam proses penyaringan oleh tim internal di Setneg, jadi belum pada proses finalisasi, masih mendapatkan masukan-masukan yang sangat banyak," kata Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019.

Jokowi kemudian mengatakan dirinya akan memilih orang dengan rekam jejak hukum yang baik, berintegritas dan berpengalaman dalam bidang tertentu.

"Kita ingin memilih yang terbaik, yang tentu saja memiliki track record yang baik, integritas yang baik, dan memiliki pengalaman di bidang-bidang hukum pidana, juga audit pemeriksaan untuk pengelolaan keuangan. Ini penting," jelas Presiden.

Dikutip dari setneg.go.id, Senin (2/12/2019), Jokowi menjelaskan pentingnya keberadaan Dewas adalah untuk meminimalisir kemungkinan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh lembaga terkait.

Ia menjelaskan keberadaan dewan pengawas memang dibutukan karena lembaga negara seperti Presiden, Mahkamah Agung, dan Dewan Perwakilan Rakyat harus saling mengawasi satu sama lain.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved