Sanggah Pernyataan Stafsus Jokowi, LBH Serindo Sebut Masih Banyak Hak Disabilitas Diabaikan

Kehadiran negara dalam memenuhi hak-hak penyandang disabilitas masih belum bisa dikatakan sudah terpenuhi

Sanggah Pernyataan Stafsus Jokowi, LBH Serindo Sebut Masih Banyak Hak Disabilitas Diabaikan
Instagram/Angkie Yudistia
Staf Khusus Presiden, Angkie Yudistia 

TRIBUN-MEDAN.com-Lembaga Bantuan Hukum Serikat Rakyat Indonesia (LBH Serindo) menyayangkan pernyataan sikap Staf Khusus Presiden, Angkie Yudistia yang menyatakan pemerintah sudah hadir dalam pemenuhan hak-hak penyandang Disabilitas.

Direktur Litigasi LBH Serindo, Bob Simbolon mengatakan bahwa tindakan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas masih sering terjadi, khususnya dalam memperoleh pekerjaan yang layak.

"Persamaan hak terhadap masyarakat non disabilitas dan penyandang disabilitas belum setara sehingga kehadiran negara dalam memenuhi hak-hak penyandang disabilitas masih belum bisa dikatakan sudah terpenuhi," katanya, Selasa (3/12/2019).

Dia juga mengkritik bahwa aturan turunan dari Undang-undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas sampai saat ini belum rampung. Saat ini peraturan pemerintah yang sudah ada hanya mengatur mengenai kesejahteraan penyandang disabilitas.

"Bagaimana hak penyandang disabilitas dalam memperoleh pendidikan, bagaimana hak penyandang disabilitas dalam memperoleh pekerjaan yang layak. Melihat hal-hal tersebut seharusnya negara hadir. Namun kita melihat masih banyak perlakuan diskriminatif terhadap penyandang disabilitas khususnya dalam mendapatkan pekerjaan yang layak," kata dia.

Selain itu, kata Bob, penyandang disabilitas mental juga masih mendapatkan perlakukan diskriminasi karena masih banyak penyandang Disabilitas mental dikurung dan dipasung karena berdasarkan investigasi ke panti-panti masih adanya penyandang Disabilitas mental mendapatkan perlakukan diskriminasi dengan bentuk pasung.

"Saya berharap Presiden Joko Widodo memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas karena mereka punya kemampuan yang bisa meningkatkan perekonomian negara kita," kata dia. (*)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved