VIDEO Gubernur Edy Rahmayadi Temukan Beras asal India Bau Apek, Sidak di Pusat Pasar
Edy Rahmayadi menemukan adanya beras yang sudah berbau. Dia sempat berbincang dengan pedagangnya yang bernama Acun.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid |
TRIBUN-MEDAN.com - Direktur Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Veri Anggrijono bersama Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, melakukan pemantauan harga dan pasokan bahan pokok di pasar pusat pasar menjelang Natal dan Tahun Baru, Rabu (4/12/2019).
Pantauan www.tribun-medan.com gubsu mendatangi beberapa pedagang, mulai dari pedagang daging, beras, terlur, minyak makan, bawang merah, cabai merah, hingga ikan.
Pada saat bertemu dengan pedagang beras, Edy Rahmayadi menemukan adanya beras yang sudah berbau. Dia sempat berbincang dengan pedagangnya yang bernama Acun.
Edy menunjuk satu karung besar beras berlogo Bulog yang belum dibuka. Acun membukanya dengan memotong talinya. Tak lama kemudian Edy mengambil dengan kedua tangannya, lalu menciumnya.
"Bau apek ini," ucap Edy.
Acun menjelaskan, beras dalam karung tersebut dibelinya sejak seminggu yang lalu.
• BERITA FOTO Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Temukan Beras Impor Bau Apek Saat Sidak ke Gudang Bulog
• Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Sidak Kenaikan Harga Bahan Pokok di Pusat Pasar
Tonton Videonya:
Tak lama di situ, Gubernur Edy kemudian meninggalkan lokasi penjual beras.
Saat diwawancarai awak media, Acun tidak mengetahui bahwa beras yang dibelinya tersebut bauk. Karena baru kali ini ia mendapatkan beras yang berbau apek. Diketahui, beras tersebut berasal dari India.
"Kalo udah gini ya saya kembalikan lah. Biasanya ambil dua goni besar dan sepuluh goni ukuran 5 kg dan 10 kg," ucap Acun.
"Ini berasnya kita jual Rp 9500 per kilo (beras asal India). Kalau yang medium itu Rp 10 ribu per kilonya. Kalo yang premium Rp 12500 per kilo," sambungnya.
Sementara itu, sebelum meninggalkan lokasi Pusat Pasar, Gubsu Edy Rahmayadi menjelaskan, mengenai beras yang berbau, kemungkinan karena ditarok tidak pada tempatnya.
(cr23/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/edy-rahmayadi-dan-jajaran-saat-melakukan-pemantauan-harga-bahan-pokok.jpg)