Natal dan Tahun Baru, Telkomsel Lakukan Optimalisasi Jaringan di 150 Titik

Momen Natal dan Tahun Baru (NARU) yang selalu dibarengi dengan masa liburan merupakan momen bagi keluarga berkumpul

Natal dan Tahun Baru, Telkomsel Lakukan Optimalisasi Jaringan di 150 Titik
Tribun Medan/HO
Executive Vice President Telkomsel West Area, Agus Setia Budi dalam konferensi menyambut kesiapan Natal dan Tahun Baru, Jumat (6/12/2019). Telkomsel melakukan optimalisasi jaringan di 150 titik yang diprediksi menjadi pusat keramaian publik pada periode liburan Natal dan Tahun Baru 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Momen Natal dan Tahun Baru (NARU) yang selalu dibarengi dengan masa liburan merupakan momen bagi masyarakat Indonesia menghabiskan waktu bersama keluarga dan kerabatnya. Tak ayal, pada moment NARU selalu terjadi lonjakan trafik komunikasi.

Executive Vice President Telkomsel West Area, Agus Setia Budi mengatakan pada Momen Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 akan menjadi moment pelanggan Telkomsel di Sumatera untuk berlibur menghabiskan waktu bersama keluarga dan kerabatnya.

Hal ini diungkapkannya dalam telekonferensi dari Telkomsel Area Sumbagteng yang digelar di Graha Merah Putih Medan, Jumat (6/12/2019).

"Para pelanggan juga kini lebih mudah bepergian berkat Tol Trans Sumatera yang telah beroperasi. Kewajiban kami sebagai provider untuk terus memastikan kondisi jaringan tetap prima sehingga pelanggan selalu nyaman berkomunikasi selama menikmati waktu liburannya, bahkan pada kondisi trafik paling padat sekalipun," ujarnya.

Untuk itu optimalisasi jaringan juga telah dilakukan di 150 titik yang diprediksi menjadi pusat keramaian publik pada periode liburan Natal dan Tahun Baru. Misalnya obyek wisata, stasiun, terminal, ruas jalan tol, mall dan pusat perbelanjaan. Telkomsel juga telah mengantisipasi kenaikan trafik data dan pengamanan jaringan di lokasi infrastruktur baru seperti jalur tol Trans Sumatera dan bandara yang beroperasi.

Sementara Vice President Network Operation and Quality Management Telkomsel Area Sumatera, Iswandi mengatakan pihaknya memahami bahwa saat ini pelanggan cenderung menggunakan layanan data untuk bertukar informasi, karenanya Telkomsel menyiapkan layanan 4G LTE yang mampu menampung lonjakan trafik data tersebut sejak jauh hari.

Khusus moment Naru 2019, pihaknya memprediksi akan terjadi kenaikan penggunaan broadband sebesar 115% dari kondisi normal, dan pihaknya memastikan network Telkomsel mampu melayani lonjakan yang terjadi.

"Natal dan Tahun Baru ini karakteristiknya berbeda dengan Lebaran. Khusus untuk Lebaran hampir semua kota di Sumatera memang harus disiapkan sedemikian rupa. Sementara saat Natal, hanya di beberapa kota di Sumatera misalnya Medan, Siantar, dan beberapa kota lainnya yang menjadi titik masyarakat melakukan aktivitas yang lebih tinggi dari pada hari biasanya. Apalagi di kota tersebut banyak masyarakat yang beragama Nasrani melakukan mudik," jelas Iswandi.

Sedangkan untuk lokasi lain di Sumatera seperti Padang maupun Pekanbaru, pada saat Natal ada kenaikan hanya saja tidak cukup signifikan. Menurutnya yang perlu di antisipasi adalah pada momen Tahun Baru yang merupakan momen yang lebih general dimana pelanggan banyak mengambil momen untuk cuti.

"Memahami ini Telkomsel melakukan antisipasi dari segi pelayanan, ketersediaan produk, dan point of interest seperti tempat-tempat wisata. Ini bukan momen perayaan Natal dan Tahun Baru pertama untuk Telkomsel. Kita yakin sudah siap untuk menghadapi ini dan mudah-mudahan tidak mengecewakan dan pelanggan tetap nyaman berkomunikasi," ungkapnya.

Kemampuan jaringan telah diuji secara berkala dengan melakukan test drive secara merata di pusat kota hingga pelosok yang menjadi sentra tujuan mudik maupun wisata. Prediksi tahun ini, lonjakan penggunaan layanan data Telkomsel di Area Sumatera pada H-1 natal 2019 dan tahun baru 2020 meningkat hingga 15%, voice meningkat hingga 3% dan SMS meningkat dikisaran angka 6%.

Pada Area Sumatera, Telkomsel menyiapkan sebanyak 6 unit compact mobile base station (Combat) atau mobile BTS dikerahkan di titik-titik dengan trafik komunikasi terpadat untuk menjamin kenyamanan pelanggan menggunakan layanan komunikasi.

Selain itu secara khusus, Telkomsel Area Sumatera telah membangun 6791 base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) baru serta penambahan kapasitas di 6847 existing BTS LTE, atau setara dengan penambahan kapasitas bandwidth hingga 2,25 Tbps untuk menghadirkan layanan broadband yang berkualitas dengan kapasitas yang memadai. (cr18/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved