Ragam Makanan Sehat yang Bisa Berubah Jadi Berbahaya bila Salah Dalam Pengolahan
Alih-alih mendapatkan manfaat dari bahan makanan yang bergizi, kita justru akan dirugikan kalau salah mengolah makanan.
Ragam Makanan Sehat yang Bisa Berubah Jadi Berbahaya bila Salah Dalam Pengolahan
Beberapa makanan akan menjadi berbahaya untuk kesehatan jika salah pengolahannya. Alih-alih mendapatkan manfaat dari bahan makanan yang bergizi, kita justru akan dirugikan kalau salah mengolah makanan.
TRIBUN-MEDAN.com - Makanan yang kita makan sehari-hari berasal dari bahan yang sebelumnya diolah terlebih dahulu agar menjadi lezat dan bisa dikonsumsi manusia.
Mengolah bahan makanan selain bertujuan untuk membuat makanan jadi makin lezat, juga dimaksudkan untuk membunuh bakteri dan virus yang ada pada bahan makanan.
Tetapi beberapa makanan akan menjadi berbahaya untuk kesehatan jika salah pengolahannya.
Alih-alih mendapatkan manfaat dari bahan makanan yang bergizi, kita justru akan dirugikan kalau salah mengolah makanan.
Dilansir oleh berbagai sumber, beikut ini adalah bahan makanan yang berbahaya jika salah mengolahnya.
- Kentang
Kentang banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan diolah kembali menjadi makanan yang lezat.
Kentang seharusnya disimpan di tempat yang sejuk, gelap, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Kentang yang disimpan di tempat yang basah akan membuatnya berubah menjadi hijau dan tumbuh tunas.
Jika kentang sudah dalam kondisi seperti ini, jangan sekali-kali mengkonsumsinya karena bisa menyebabkan gangguan kesehatan.
Kentang yang sudah bertunas dan berubah warna berpotensi menyimpan racun bagi tubuh yang bisa membahayakan dan mengganggu pencernaan.
- Daging
Daging biasanya juga digunakan sebagai bahan makanan dan diolah menjadi makanan yang lezat.
Segala macam daging seperti daging merah dan daging unggas sebaiknya tidak dimasak dalam suhu yang tinggi.
Suhu yang terlalu tinggi dalam memasak daging bisa membuat protein dalam dahing berbubah menjadi bahaya untuk tubuh.
Sebaiknya, daging dimasak dengan suhu rendah untuk mengurangi penumpukan zat karsiogenik.
- Almond
Kacang almond dikenal ada dua jenis yaitu almond pahit dan almond manis.
Almond pahit mengandung hidrogen sianida yang tergolong tinggi.
Hidrogen sianida bisa menyebabkan masalah untuk kesehatan manusia.
Maka, almond hitam harus melalui proses pengolahan dan pemurnian untuk bisa dikonsumsi agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.
- Madu
Madu dikenal memiliki banyak manfaat untuk tubuh dan dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit.
Sebenarnya, madu memiliki beberapa racun yang bisa membahayakan tubuh, maka sebelum dikonsumsi, madu harus melewati proses pasteurisasi untuk menghilangkan bakteri, protozoa, dan kapang.
Mengkonsumsi madu yang belum melewati proses pasteurisasi bisa mengakibatkan sakit kepala, pusing, dan muntah.
- Susu
Semua orang tahu kalau susu memiliki banyak manfaat dan aman untuk dikonsumsi tubuh.
Tetapi, yang bisa menimbulkan masalah kesehatan adalah susu mengkonsumsi susu secara berlebihan.
Terlalu banyak mengkonsumsi susu bisa menyebabkan risiko aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular.
Selain itu, konsumsi kalsium yang berlebihan pada susu bisa meningkatkan risiko kanker ovarium pada wanita dan kanker prostat pada pria.
Sebenarnya susu murni sehat untuk dikonsumsi, tetapi dalam jumlah yang tidak berlebihan. (TribunStyle.com/Anggie)
5 Efek Mengolah Makanan Dengan Cara Dibakar, Bisa Sebabkan Gangguan Kesehatan dan Penyakit Kanker
Mengolah makanan dengan cara dibakar menjadi cara yang banyak digunakan di Indonesia bahkan dunia.
Selain karena rasanya lenih nikmat, makanan menjadi lebih menggugah selera dan menarik untuk dimakan.
Dalam proses pengolahan bahan makanan, biasanya bahan yang diolah dengan cara dibakar berupa daging dan ikan.
Tetapi mengolah makanan dengan cara dibakar bisa menimbulkan permasalahan untuk kesehatan yang bisa menimbulkan penyakit.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah efek negatif mengolah makanan dengan cara dibakar.
- Mengurangi kandungan nutrisi
Makanan yang diolah dengan cara dibakar akan mengurangi kandungan nutrisi di dalamnya.
Dengan membakar makanan dengan suhu yang tinggi, protein adalah salah satu makromolekul yang sensitif dengan suhu tinggi.
Sehingga membakar daging bisa merusak komponen yang berguna untuk tubuh seperti protein.
- Berpotensi menyebabkan kanker
Saat proses pembakaran, senyawa kimia bernama heterocyclic amines atau HCAs akan muncul, zat ini akan muncul saat membakar makanan dalam suhu tinggi dan hingga ada bagian yang gosong.
Memakan makanan yang dibakar dengan suhu tinggi hingga gosong jika terlalu sering akan menyebabkan kanker pencernaan di bagian atas.
Penelitian menemukan bahwa makanan yang diolah dengan cara dibakar bisa meningkatkan risiko kanker lambung.
- Asam lambung naik
Makanan yang diolah dengan cara dibakar akan menjadi sulit untuk dicerna oleh sistem pencernaan, terutama di bagian lambing.
Lambung akan bekerja ekstra untuk mencerna makanan dan kinerja lambung akan menjadi berat.
Kinerja lambung yang berat bisa menyebabkan asam lambung naik.
Makanan yang diolah dengan cara dibakar menjadi pantangan untuk orang yang menderita penyakit maag.
- Masih ada cacing dalam daging
Daging yang diolah dengan cara dibakar harus benar-benar dalam kondisi yang segar dan sudah dicuci dengan bersih.
Yang dikhawatirkan adalah, ketika mengolah daging yang sudah tidak segar dengan cara membakarnya, cacing atau larva dalam daging tidak mati.
Hal ini bisa menyebabkan infeksi cacing pada pencernaan yang masuk melalui makanan yang diolah dengan cara dibakar.
- Mengandung hidrokarbon
Makanan yang dibakar dengan kayu atau arang dapat menyebabkan kandungan hidrokarbon dan partikel jelaga yang bisa membahayakan tubuh.
Hidrokarbon dan partikel jelaga apabila masuk kedalam tubuh bisa mengakibatkan risiko terkena penyakit kanker. (TribunStyle.com/Anggie)
#Ragam Makanan Sehat yang Bisa Berubah Jadi Berbahaya bila Salah Dalam Pengolahan
Artikel Ini Sudah Tayang di Tribunstyle.com dengan Judul 5 Bahan Makanan Sehat yang Bisa Berbahaya jika Salah dalam Mengolahnya, dari Kentang Hingga Daging
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ragam-makanan-sehat-yang-bisa-berubah-jadi-berbahaya-bila-salah-dalam-pengolahan.jpg)